▴Posko Keagamaan▴
- Tingkatkan Kemandirian Masyarakat, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue Batch 1
- Tingkatkan Peluang Kerja Mandiri, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pijat Refleksi di Desa Majir
- Sosialisasi Program Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Penyerahan simbolis santunan kematian BPJS ketenagakerjaan
- Rapat pembahasan usulan Standar Satuan Harga (SSH) Tahun Anggaran 2027
- Apel Pagi Senin, Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kegiatan
- Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Purworejo Berlangsung Meriah dan Penuh Kepedulian
- Dinperintransnaker Terima Kunjungan LPKS HKG Bahas Kerjasama Magang Jepang
- BLK Purworejo Bekali Warga Desa Wonotulus Keterampilan Bahasa Inggris untuk Perluas Peluang Kerja
- Tingkatkan Peluang Kerja, 20 Pemuda Megulung Kidul Rampungkan Pelatihan Setir Mobil di BLK Purworejo
- Permudah Proses Kerja Luar Negeri, Dinperintransnaker Layani Rekom ID CPMI
Wujud Komitmen Lintas Sektor, Dinperintransnaker Ikut Serta dalam Rakor Stunting
.png)
Purworejo, 18 September 2025 - Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di daerah. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran perwakilan dinas dalam Rapat Koordinasi Stunting bulan September 2025 yang diselenggarakan di Ruang Rapat Arahiwang, Kompleks Setda Kabupaten Purworejo pada hari Kamis.
Rapat koordinasi ini merupakan agenda rutin Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Purworejo yang bertujuan untuk mengevaluasi program yang telah berjalan serta merumuskan langkah-langkah strategis ke depan. Kehadiran Dinperintransnaker dalam forum ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam menangani isu stunting yang menjadi salah satu prioritas nasional dan daerah.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai kemajuan dan tantangan yang dihadapi dalam upaya menekan angka stunting di Purworejo. Para peserta yang berasal dari berbagai OPD terkait, instansi vertikal, dan pemangku kepentingan lainnya saling memberikan masukan dan data terkini dari lapangan.
Meskipun penanganan stunting secara langsung didominasi oleh sektor kesehatan, peran Dinperintransnaker dianggap strategis dari sisi peningkatan ekonomi keluarga. Melalui program-program pelatihan kerja, kewirausahaan, dan penempatan tenaga kerja, Dinperintransnaker berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Kondisi ekonomi yang membaik diharapkan dapat meningkatkan akses keluarga terhadap gizi yang berkualitas, yang merupakan faktor kunci dalam pencegahan stunting pada anak.


.png)
