▴Posko Keagamaan▴
- Pelatihan Sablon di Desa Samping Masuki Hari Ke-17, Peserta Praktik Sablon Topi dan Desain Kaos
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Bahas Agenda Kerja Minggu Ketiga Mei 2026
- Dinperintransnaker Purworejo Dorong ASN Segera Lakukan Pembaruan Data melalui DMS
- Dinperintransnaker Purworejo Dorong Mutu Produk Kopi Lokal melalui Pelatihan Teknis
- Kolaborasi dengan Puskesmas, Dinperintransnaker Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Penguatan Mutu Produk, Dinperintransnaker Purworejo Gelar Bimtek IKM Kopi
- Tingkatkan Kemandirian Masyarakat, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue Batch 1
- Tingkatkan Peluang Kerja Mandiri, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pijat Refleksi di Desa Majir
- Sosialisasi Program Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Penyerahan simbolis santunan kematian BPJS ketenagakerjaan
- Rapat pembahasan usulan Standar Satuan Harga (SSH) Tahun Anggaran 2027
Tingkatkan Peluang Kerja Mandiri, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pijat Refleksi di Desa Majir
1.png)
Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Purworejo secara resmi menutup rangkaian pelatihan pijat refleksi yang dipusatkan di Balai Desa Majir, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta yang telah menjalani masa pelatihan intensif guna membekali diri dengan keterampilan vokasi di bidang jasa kesehatan dan kebugaran.
Program pelatihan pijat refleksi ini merupakan inovasi terbaru dari BLK Purworejo yang dirancang untuk menjawab dinamika kebutuhan pasar kerja. Dalam pelaksanaannya, pihak BLK menjalin kolaborasi strategis dengan instruktur ahli dari lembaga pelatihan kerja (LPK) swasta untuk memastikan standar kompetensi peserta sesuai dengan regulasi industri jasa kesehatan saat ini.
Penanggung jawab kegiatan dari BLK Purworejo, Yuniardi Santoso, S.T., menyatakan bahwa program ini bertujuan utama untuk menciptakan lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran di wilayah Kutoarjo dan sekitarnya. Dengan bekal keahlian khusus ini, para peserta diharapkan mampu membuka usaha jasa pijat refleksi secara mandiri maupun terserap di pusat-pusat kebugaran profesional.
Acara penutupan yang berlangsung khidmat tersebut menandai kesiapan belasan peserta untuk terjun ke masyarakat sebagai tenaga terampil. Keberhasilan program perdana ini rencananya akan dijadikan referensi oleh BLK Purworejo untuk terus memperluas jenis pelatihan serupa di masa mendatang, menyesuaikan dengan potensi lokal dan kebutuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Purworejo.


.png)
