32 Peserta Batch 2 BLK Purworejo Jalani Uji Kompetensi LSP P2 BPVP Surakarta

By Dinperintransnaker 12 Agu 2026, 07:56:46 WIB UPT BLK
32 Peserta Batch 2 BLK Purworejo Jalani Uji Kompetensi LSP P2 BPVP Surakarta

Sebanyak 32 peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo mengikuti uji kompetensi pada Senin (10/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 BPVP Surakarta sebagai tahap akhir dari rangkaian Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 yang telah dilaksanakan sebelumnya. Para peserta terdiri dari 16 orang dari program Pengelolaan Administrasi Perkantoran dan 16 orang dari program Juru Gambar Bangunan Gedung.


Uji kompetensi ini dirancang untuk memvalidasi keterampilan praktis serta pengetahuan teoritis yang telah diserap peserta selama masa pelatihan. Dalam skema Pengelolaan Administrasi Perkantoran, peserta diuji mengenai kecakapan dalam mengelola dokumen serta korespondensi bisnis secara profesional. Sementara itu, peserta Juru Gambar Bangunan Gedung dinilai berdasarkan akurasi teknis dalam pembuatan rancang bangun yang sesuai dengan standar industri konstruksi saat ini.


Penyelenggaraan ujian oleh LSP P2 BPVP Surakarta ini menjadi langkah krusial untuk memastikan bahwa lulusan BLK memiliki standar kualitas yang diakui secara nasional. Sertifikasi kompetensi yang diperoleh nantinya akan menjadi bukti autentik keahlian mereka saat memasuki bursa kerja yang kompetitif. Seluruh proses pengujian diawasi secara ketat oleh para asesor ahli untuk menjamin objektivitas dan kualitas hasil penilaian sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).


Kegiatan ini menandai berakhirnya periode pelatihan intensif bagi para peserta Batch 2 di BLK Purworejo. Melalui program sertifikasi ini, diharapkan ketersediaan tenaga kerja terampil di wilayah Purworejo dan sekitarnya dapat terus meningkat guna mendukung produktivitas sektor industri. Pemerintah melalui BPVP Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi nasional.