Keikutsertaan dalam acara Sinergitas Pembinaan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Melalui Aplikasi TKA Online

By Dinperintransnaker 24 Sep 2026, 17:31:03 WIB Nakertrans
Keikutsertaan dalam acara Sinergitas Pembinaan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Melalui Aplikasi TKA Online

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., secara resmi membuka kegiatan Sinergitas Pembinaan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Ballroom Aston Kartika Grogol, Jakarta, pada Rabu (23/9/2026). Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK)  tanggal 23-25 September 2026 ini menghadirkan para validator aplikasi TKA dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo dalam acara ini mengirimkan 1 orang yang bertugas sebagai validator aplikasi TKA online daerah. 

Pertemuan strategis ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan pengawasan tenaga kerja asing agar tercipta keterpaduan data antara pusat dan daerah secara berkelanjutan.


Dalam sambutannya, Menteri Yassierli menegaskan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan kolaborasi lintas sektoral dalam tata kelola TKA. Selain itu, para peserta diberikan pembekalan teknis mendalam untuk meningkatkan pengetahuan serta kompetensi dalam mengoperasikan sistem aplikasi TKA Online di daerah masing-masing. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap proses verifikasi dokumen dan izin tenaga kerja asing dilakukan secara presisi, akurat, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.


Kegiatan ini juga difokuskan pada peningkatan kualitas layanan pengendalian penggunaan TKA agar menjadi lebih efektif, cepat, dan transparan bagi para pemangku kepentingan. Transformasi digital melalui sistem aplikasi diharapkan mampu meminimalkan hambatan birokrasi, sehingga pengawasan di lapangan dapat berjalan secara lebih optimal. Pemerintah berkomitmen agar penggunaan tenaga kerja asing di tanah air tetap terkendali dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, dengan tetap memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal di berbagai sektor industri.


Forum ini menjadi ruang strategis bagi para validator daerah untuk berdialog langsung mengenai kendala di lapangan serta merumuskan solusi bersama demi terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang lebih tertib. Melalui sinergi yang solid, Kementerian Ketenagakerjaan optimistis pengawasan TKA di seluruh penjuru Indonesia akan semakin terintegrasi dan profesional. Penutupan acara ini menandai komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pengawasan ketenagakerjaan yang lebih akuntabel dan responsif terhadap dinamika pasar kerja global.