▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
- Verifikasi dan Validasi Data Usulan Penerima Bantuan Iuran Program Jamsostek Digelar di Purworejo
- Pelatihan pengemasan produk
- Dinperintransnaker Siap Bersinergi dan Berkolaborasi Dalam Rangka Pacu Investasi Daerah
Dinperintransnaker Terima Kunjungan LPKS HKG Bahas Kerjasama Magang Jepang
1.png)
Pada Selasa, 28 April 2026, Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo menerima kunjungan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) HKG sebagai perwakilan dari Alpa Indonesia dalam rangka koordinasi tindak lanjut kerjasama seleksi program magang Jepang. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Sekretaris Dinperintransnaker.
Kunjungan tersebut diterima oleh Sekretaris Dinperintransnaker, Kusmanto Jumadi, S.H., M.A.P., bersama perwakilan dari Bidang Nakertrans. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan pihak mitra dalam membuka peluang kerja ke luar negeri bagi tenaga kerja lokal.
Dalam koordinasi tersebut, dibahas berbagai aspek teknis terkait pelaksanaan seleksi magang Jepang, termasuk mekanisme rekrutmen, persyaratan peserta, serta kesiapan pelaksanaan program. Hal ini penting guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat maksimal bagi calon peserta dari Kabupaten Purworejo.
Melalui kegiatan ini, Dinperintransnaker menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja melalui kerjasama internasional yang terarah, profesional, dan berkelanjutan.



