▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
- Verifikasi dan Validasi Data Usulan Penerima Bantuan Iuran Program Jamsostek Digelar di Purworejo
- Pelatihan pengemasan produk
- Dinperintransnaker Siap Bersinergi dan Berkolaborasi Dalam Rangka Pacu Investasi Daerah
BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A

PURWOREJO – Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo secara resmi menutup program pelatihan setir mobil pada Senin (15/6/2026). Acara yang berlangsung di Aula BLK Purworejo ini menandai berakhirnya masa pendidikan bagi 20 peserta yang telah mengikuti serangkaian materi teknis dan praktik berkendara selama beberapa waktu terakhir. Penutupan dilakukan langsung oleh Kepala BLK Purworejo dengan suasana yang khidmat dan penuh apresiasi terhadap pencapaian para peserta.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat struktural, di antaranya Kasubag TU BLK Purworejo, PIC pelatihan setir mobil, serta pimpinan LPK Vanny Course yang hadir selaku mitra kerja strategis BLK dalam program ini. Tak ketinggalan, para instruktur dari LPK Vanny Course yang selama ini bertugas memberikan bimbingan langsung di lapangan juga turut menyaksikan prosesi kelulusan para peserta yang kini telah dinilai kompeten dalam mengoperasikan kendaraan roda empat.
Dalam sambutannya, Kepala BLK Purworejo menyampaikan pesan mendalam agar para alumni pelatihan tidak berhenti mengasah kemampuan mereka. Beliau berharap agar keahlian baru yang didapat selama pelatihan dapat dimanfaatkan secara optimal, baik sebagai penunjang dalam lingkup pekerjaan yang sedang dijalani maupun sebagai nilai tambah kompetensi saat mencari peluang kerja baru. Keterampilan mengemudi yang baik dan beretika diharapkan mampu meningkatkan mobilitas serta daya saing para lulusan di pasar kerja.
Acara penutupan diakhiri dengan penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis kepada perwakilan peserta sebagai bukti fisik kelulusan program vokasi tersebut. Selain sertifikat, para peserta juga menerima Surat Izin Mengemudi (SIM) A yang telah diproses sebagai bagian dari output pelatihan ini. Dengan bekal legalitas dan keahlian yang mumpuni, 20 lulusan tersebut kini dinyatakan siap untuk terjun ke masyarakat sebagai pengemudi yang bertanggung jawab dan profesional.



