▴Posko Keagamaan▴
- Pelatihan pengemasan produk
- Dinperintransnaker Siap Bersinergi dan Berkolaborasi Dalam Rangka Pacu Investasi Daerah
- Apresiasi Kinerja dan Penyampaian Program Kerja Warnai Apel Pagi Dinperintransnaker
- Tingkatkan Kemandirian Ekonomi, BLK Purworejo Buka Pelatihan Menjahit bagi Fatayat NU
- Tingkatkan Optimalisasi Pendapatan Daerah, Dinperintransnaker Hadiri Pelatihan Pengawasan dan Penggalian Potensi Retribusi
- Berdayakan Warga Tepus Kulon, BLK Purworejo Buka Pelatihan Instalasi Listrik Berbasis PLTS dan Smart Home
- BLK Purworejo Gelar Seleksi Calon Peserta Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT 2026
- Sinkronisasi Kurikulum SMK Negeri 2 Purworejo Dukung Kesiapan SDM Menghadapi Dunia Kerja
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Koordinasi dengan ALPA Indonesia Bahas Seleksi Magang Jepang
- Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Mikro tahun 2026 di Purworejo
Pelatihan pengemasan produk

Rabu, 10 Juni 2026
Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo (Dinperintransnaker) resmi menggelar pelatihan pengemasan produk pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di UPTD Rumah Kemasan. Kegiatan ini merupakan bagian dari sub kegiatan koordinasi, sinkronisasi, dan pelaksanaan pemberdayaan industri serta peran serta masyarakat guna meningkatkan daya saing produk lokal. Sebanyak 20 (dua puluh) pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dari Kecamatan Grabag antusias mengikuti jalannya pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai standar pengemasan yang modern dan menarik bagi konsumen.
Dalam kesempatan tersebut hadir anggota Komisi III DPRD Kab.Purworejo : Ibu Endang Tavip Handayani, S.H. dan Bp. Haris Aprianto Setiawan dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) sebagai narasumber.
Adapun narasumber berbagi ilmu antara lain mengenai teknik branding dan inovasi kemasan serta disampaikan pula bahwa kemasan bukan sekadar pembungkus, melainkan identitas produk yang mampu meningkatkan nilai jual di pasar yang lebih luas.
Melalui bimbingan teknis ini, Dinperintransnaker berharap para pelaku IKM di wilayah Grabag dapat segera mengaplikasikan pengetahuan yang didapat sehingga produk-produk unggulan daerah mampu bersaing secara profesional, baik di tingkat lokal maupun nasional.



