▴Posko Keagamaan▴
- UPT BLK Purworejo Cetak Wirausaha Baru Lewat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Clapar
- PELATIHAN PENYEMPURNAAN KEMASAN PRODUK, DORONG DAYA SAING INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KECAMATAN BANYUURIP
- Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan High Level Meeting
- Sharing Session Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Launching Inovasi HARMONI-HI Tahun 2026
- Tingkatkan Kapasitas Intranet, Siswa SMK Muhammadiyah Purworejo Pasang Fiber Optik di BLK
- Apel Pagi Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Penyelesaian Data Dukung Tepat Waktu
- Persiapkan Uji Kompetensi, BLK Dinperintransnaker Purworejo Gelar Apel Bersama
- Rapat Pembahasan Adendum Nota Kesepahaman BPJS Ketenagakerjaan dan Dinperintransnaker Purworejo Digelar di Ruang Arjuna
- Rapat Koordinasi, Advokasi, dan Evaluasi Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis
- Workshop Pelaporan Data Produksi Industri Hasil Tembakau (IHT) melalui aplikasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas)
UPT BLK Purworejo Cetak Wirausaha Baru Lewat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Clapar

PURWOREJO – UPT BLK Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo resmi membuka Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Balai Desa Clapar, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Rabu (22 Juli 2026).
Pelatihan ini diikuti 16 orang peserta yang merupakan warga Desa Clapar. Kegiatan akan berlangsung selama 10 hari kerja dengan total 60 jam pelajaran.
Pembukaan pelatihan dihadiri oleh Kepala UPT BLK Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo beserta staf, Kepala Desa Clapar beserta staf, para instruktur, serta aparat desa setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Clapar mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini. Beliau berharap ilmu yang diberikan dapat dimanfaatkan warga untuk menciptakan peluang usaha baru di desa.
Sementara itu, Kepala UPT BLK Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja, khususnya di sektor UMKM kuliner.
"Dengan keterampilan membuat roti dan kue yang baik, kami berharap para peserta mampu membuka usaha mandiri maupun terserap di industri. Ini bagian dari mencetak wirausaha baru di Kabupaten Purworejo," ujarnya.
Para instruktur dari UPT BLK Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo akan memberikan materi mulai dari teknik dasar pembuatan roti dan kue, variasi resep, manajemen produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran produk.
Para peserta terlihat antusias mengikuti pembukaan dan praktik perdana. Mereka berharap setelah 10 hari pelatihan, dapat langsung mempraktikkan ilmu yang didapat untuk menambah pendapatan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui UPT BLK Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk terus menggelar pelatihan berbasis kebutuhan masyarakat, guna menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.



