▴Posko Keagamaan▴
- UPT BLK Purworejo Cetak Wirausaha Baru Lewat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Clapar
- PELATIHAN PENYEMPURNAAN KEMASAN PRODUK, DORONG DAYA SAING INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KECAMATAN BANYUURIP
- Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan High Level Meeting
- Sharing Session Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Launching Inovasi HARMONI-HI Tahun 2026
- Tingkatkan Kapasitas Intranet, Siswa SMK Muhammadiyah Purworejo Pasang Fiber Optik di BLK
- Apel Pagi Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Penyelesaian Data Dukung Tepat Waktu
- Persiapkan Uji Kompetensi, BLK Dinperintransnaker Purworejo Gelar Apel Bersama
- Rapat Pembahasan Adendum Nota Kesepahaman BPJS Ketenagakerjaan dan Dinperintransnaker Purworejo Digelar di Ruang Arjuna
- Rapat Koordinasi, Advokasi, dan Evaluasi Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis
- Workshop Pelaporan Data Produksi Industri Hasil Tembakau (IHT) melalui aplikasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas)
PELATIHAN PENYEMPURNAAN KEMASAN PRODUK, DORONG DAYA SAING INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KECAMATAN BANYUURIP

PURWOREJO, 22 Juli 2026 – Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo menyelenggarakab pelatihan penyempurnaan kemasan produk bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) se-Kecamatan Banyuurip, Rabu (22/7). Kegiatan yang berlangsung di UPTD Rumah Kemasan ini diikuti oleh 20 peserta yang mewakili berbagai jenis usaha mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk hasil bumi.
Kepala UPTD Rumah Kemasan Kabupaten Purworejo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemasan bukan sekadar pembungkus, melainkan wajah dari produk yang ditawarkan. "Kemasan yang menarik, aman, dan sesuai standar akan meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas, mulai dari pasar lokal hingga jangkauan luar daerah bahkan ekspor," ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo dan UPT PLUT Kabupaten Purworejo. Materi yang disampaikan meliputi pemilihan bahan kemasan yang aman dan ramah lingkungan, desain kemasan yang menarik sekaligus mencantumkan identitas produk yang lengkap, cara pengemasan yang higienis, hingga penerapan standar labelisasi seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, dan logo halal.
Di akhir kegiatan, para peserta juga di beri kesempatan untuk konsultasi dengan pihak UPT PLUT Purworejo (Bp Haris) terkait dengan permasalahan produk IKM yang di tekuni. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program penguatan kapasitas pelaku usaha tahun 2026 yang akan digilir ke seluruh kecamatan di Kabupaten Purworejo.



