BLK Purworejo Bekali Warga Desa Wonotulus Keterampilan Bahasa Inggris untuk Perluas Peluang Kerja

By Dinperintransnaker 29 Apr 2026, 09:14:48 WIB UPT BLK
BLK Purworejo Bekali Warga Desa Wonotulus Keterampilan Bahasa Inggris untuk Perluas Peluang Kerja

Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo secara resmi membuka program pelatihan bahasa Inggris bagi warga Desa Wonotulus, Kecamatan Purworejo, pada Selasa (28/4/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Wonotulus ini diikuti oleh 16 peserta yang terpilih dari kalangan warga setempat. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat pedesaan agar mampu bersaing di pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif.


Pelatihan ini dirancang secara komprehensif untuk memberikan pemahaman dasar hingga kemampuan komunikasi praktis bagi para peserta. Pihak BLK Purworejo menekankan bahwa penguasaan bahasa internasional bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan pokok di era globalisasi. Selama sesi pembukaan, instruktur memberikan gambaran mengenai kurikulum yang akan dijalani para peserta guna memastikan target kompetensi tercapai dalam waktu yang telah ditentukan.


Harapan besar disematkan pada program ini, yakni untuk memperbesar peluang para peserta dalam memperoleh pekerjaan yang layak. Keterampilan berbahasa Inggris dinilai menjadi kunci pembuka pintu bagi karier di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, pariwisata, hingga perusahaan multinasional yang kini mulai banyak merambah ke wilayah daerah. Dengan sertifikasi dari BLK, diharapkan para pemuda Desa Wonotulus memiliki kepercayaan diri lebih tinggi saat melamar pekerjaan.


Acara pembukaan tersebut berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh para peserta serta perangkat desa setempat. Pemerintah Desa Wonotulus mengapresiasi inisiatif BLK Purworejo yang memilih wilayah mereka sebagai lokasi binaan. Sinergi antara lembaga pelatihan dan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat melalui penguatan kompetensi teknis dan bahasa.