▴Posko Keagamaan▴
- Tingkatkan Kemandirian Masyarakat, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue Batch 1
- Tingkatkan Peluang Kerja Mandiri, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pijat Refleksi di Desa Majir
- Sosialisasi Program Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Penyerahan simbolis santunan kematian BPJS ketenagakerjaan
- Rapat pembahasan usulan Standar Satuan Harga (SSH) Tahun Anggaran 2027
- Apel Pagi Senin, Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kegiatan
- Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Purworejo Berlangsung Meriah dan Penuh Kepedulian
- Dinperintransnaker Terima Kunjungan LPKS HKG Bahas Kerjasama Magang Jepang
- BLK Purworejo Bekali Warga Desa Wonotulus Keterampilan Bahasa Inggris untuk Perluas Peluang Kerja
- Tingkatkan Peluang Kerja, 20 Pemuda Megulung Kidul Rampungkan Pelatihan Setir Mobil di BLK Purworejo
- Permudah Proses Kerja Luar Negeri, Dinperintransnaker Layani Rekom ID CPMI
Penelitian Fundamental Reguler
.png)
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Rajawali Purworejo menyelenggarakan agenda penting berupa Penelitian Fundamental Reguler pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Kampus STIE Rajawali Purworejo dan bertujuan menganalisis sumber daya berbasis komunitas (community oriented resources) untuk peningkatan inklusivitas ekonomi kelompok difabel. Penelitian ini merupakan upaya strategis akademik dalam mencari solusi praktis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat difabel di Purworejo melalui pendekatan social entrepreneurship.
Keunikan penelitian ini terletak pada keterlibatan lintas sektoral yang masif. Sejumlah dinas terkait dari Pemerintah Kabupaten Purworejo turut berpartisipasi aktif. Peserta yang hadir meliputi perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP), Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Diperintransnaker), serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dindosdaldukkb). Keterlibatan lembaga non-pemerintah seperti RS Panti Waluyo Purworejo juga menunjukkan komitmen kolektif terhadap isu sosial ini.
Fokus utama penelitian ini adalah memetakan dan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal yang dapat dikelola secara mandiri oleh kelompok difabel. Pendekatan kewirausahaan sosial dipilih karena menawarkan kerangka kerja yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Diharapkan hasil dari penelitian fundamental reguler ini akan menghasilkan model implementasi yang dapat diadaptasi oleh pemerintah daerah maupun organisasi masyarakat sipil dalam menciptakan ekosistem bisnis yang ramah dan suportif bagi penyandang disabilitas.
Langkah yang diambil oleh STIE Rajawali Purworejo ini menegaskan peran institusi pendidikan tinggi sebagai agen perubahan sosial dan mitra strategis pemerintah daerah. Data dan rekomendasi yang dihasilkan dari analisis mendalam ini diharapkan menjadi pijakan faktual dalam perumusan kebijakan publik yang lebih inklusif ke depan. Dengan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta, target peningkatan inklusi ekonomi difabel di Purworejo diharapkan dapat tercapai secara efektif dan terukur.


.png)
