▴Posko Keagamaan▴
- TP PKK Purworejo Rangkaikan HKG ke-54 dengan Pelantikan dan Pengukuhan Ketua TP PKK Kecamatan Bagelen
- Perkuat Landasan Pembangunan Industri, Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Tim Pembahas Raperbup
- 32 Peserta Batch 2 BLK Purworejo Jalani Uji Kompetensi LSP P2 BPVP Surakarta
- Rapat Pimpinan Dinperintransnaker Purworejo Matangkan Agenda Kerja Minggu Kedua Agustus
- Tingkatkan Kompetensi Digital Pemuda, BLK Dinperintransnaker Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing di Sambeng
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Sampaikan Sejumlah Arahan dalam Apel Pagi
- Kepala UPT BLK Purworejo Tutup Pelatihan Digital Marketing bagi IPNU-IPPNU Kaligesing
- Bidang Nakertrans Dinperintransnaker Terima Audiensi SMK Negeri 8 Purworejo Bahas Rekrutmen PT Suzuki Indomobil
- Dinperintransnaker Hadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun 2026
- Bimbingan Teknis (Bimtek) Hukum Kontrak Bagi Pejabat Pembuat Komitmen
Penelitian Fundamental Reguler
.png)
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Rajawali Purworejo menyelenggarakan agenda penting berupa Penelitian Fundamental Reguler pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Kampus STIE Rajawali Purworejo dan bertujuan menganalisis sumber daya berbasis komunitas (community oriented resources) untuk peningkatan inklusivitas ekonomi kelompok difabel. Penelitian ini merupakan upaya strategis akademik dalam mencari solusi praktis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat difabel di Purworejo melalui pendekatan social entrepreneurship.
Keunikan penelitian ini terletak pada keterlibatan lintas sektoral yang masif. Sejumlah dinas terkait dari Pemerintah Kabupaten Purworejo turut berpartisipasi aktif. Peserta yang hadir meliputi perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP), Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Diperintransnaker), serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dindosdaldukkb). Keterlibatan lembaga non-pemerintah seperti RS Panti Waluyo Purworejo juga menunjukkan komitmen kolektif terhadap isu sosial ini.
Fokus utama penelitian ini adalah memetakan dan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal yang dapat dikelola secara mandiri oleh kelompok difabel. Pendekatan kewirausahaan sosial dipilih karena menawarkan kerangka kerja yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Diharapkan hasil dari penelitian fundamental reguler ini akan menghasilkan model implementasi yang dapat diadaptasi oleh pemerintah daerah maupun organisasi masyarakat sipil dalam menciptakan ekosistem bisnis yang ramah dan suportif bagi penyandang disabilitas.
Langkah yang diambil oleh STIE Rajawali Purworejo ini menegaskan peran institusi pendidikan tinggi sebagai agen perubahan sosial dan mitra strategis pemerintah daerah. Data dan rekomendasi yang dihasilkan dari analisis mendalam ini diharapkan menjadi pijakan faktual dalam perumusan kebijakan publik yang lebih inklusif ke depan. Dengan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta, target peningkatan inklusi ekonomi difabel di Purworejo diharapkan dapat tercapai secara efektif dan terukur.



