▴Posko Keagamaan▴
- Dinperintransnaker Terima Kunjungan LPKS HKG Bahas Kerjasama Magang Jepang
- BLK Purworejo Bekali Warga Desa Wonotulus Keterampilan Bahasa Inggris untuk Perluas Peluang Kerja
- Tingkatkan Peluang Kerja, 20 Pemuda Megulung Kidul Rampungkan Pelatihan Setir Mobil di BLK Purworejo
- Permudah Proses Kerja Luar Negeri, Dinperintransnaker Layani Rekom ID CPMI
- Dinperintransnaker Tangani Aduan Ketenagakerjaan Secara Responsif dan Terukur
- DPRD Purworejo Gelar Paripurna Penetapan LKPJ 2025, Dinperintransnaker Turut Hadir
- Rapat Tindak Lanjut Kerjasama LPKS Magang Jepang Digelar di Dinperintransnaker Purworejo
- Apel Pagi Dinperintransnaker Soroti E-Kinerja dan Realisasi Anggaran April 2026
- Respons Aturan Baru BP2MI, Dinperintransnaker Perkuat Sinergi dengan P3MI
- Bidang Perindustrian Dinperintransnaker Purworejo Monitoring Persiapan Pelatihan Blending Kopi
Sosialisi SIINas
.png)
Kegiatan sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman pelaku industri dan pemangku kepentingan terkait kewajiban pelaporan data industri sesuai ketentuan Peraturan Menteri Perindustrian. Sosialisasi ini bertujuan memberikan penjelasan mengenai fungsi, manfaat, serta tata cara pengisian data perusahaan pada platform SIINas agar proses pelaporan dapat dilakukan secara tepat, akurat, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada Hari Rabu, 3 Desember 2025 di Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo.
Pada kegiatan ini, peserta yang berasal dari perwakilan forum UMKM Kecamatan se-Kabupaten Purworejo mendapatkan penjelasan mengenai alur pendaftaran akun, pemutakhiran profil perusahaan, pengisian data kapasitas produksi, tenaga kerja, penggunaan bahan baku, hingga penyampaian laporan rutin yang menjadi kewajiban setiap pelaku industri. Narasumber juga memberikan contoh langsung melalui sesi demonstrasi penggunaan SIINas sehingga peserta dapat memahami langkah-langkah secara praktis.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan perusahaan dapat lebih siap dalam memenuhi kewajiban pelaporan industri, meningkatkan keteraturan administrasi, serta mendukung penyediaan data industri yang akurat untuk perencanaan pembangunan sektor perindustrian. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi dari peserta terkait kendala teknis maupun regulasi yang berlaku.


.png)
