▴Posko Keagamaan▴
- Dinperintransnaker Terima Kunjungan LPKS HKG Bahas Kerjasama Magang Jepang
- BLK Purworejo Bekali Warga Desa Wonotulus Keterampilan Bahasa Inggris untuk Perluas Peluang Kerja
- Tingkatkan Peluang Kerja, 20 Pemuda Megulung Kidul Rampungkan Pelatihan Setir Mobil di BLK Purworejo
- Permudah Proses Kerja Luar Negeri, Dinperintransnaker Layani Rekom ID CPMI
- Dinperintransnaker Tangani Aduan Ketenagakerjaan Secara Responsif dan Terukur
- DPRD Purworejo Gelar Paripurna Penetapan LKPJ 2025, Dinperintransnaker Turut Hadir
- Rapat Tindak Lanjut Kerjasama LPKS Magang Jepang Digelar di Dinperintransnaker Purworejo
- Apel Pagi Dinperintransnaker Soroti E-Kinerja dan Realisasi Anggaran April 2026
- Respons Aturan Baru BP2MI, Dinperintransnaker Perkuat Sinergi dengan P3MI
- Bidang Perindustrian Dinperintransnaker Purworejo Monitoring Persiapan Pelatihan Blending Kopi
Dipimpin Kepala Dinperintransnaker, Tim P3DN Purworejo Bahas Kuesioner Pemeriksaan BPKP
1.png)
Tim Pengendalian dan Pengawasan Pelaksanaan Prioritas Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kabupaten Purworejo menggelar rapat koordinasi pada Kamis (12/3/2026) pukul 09.00–11.00 WIB. Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo, Dr. Sukmo Widi Harwanto, SH, MM, selaku Ketua Harian Tim P3DN, guna membahas pemenuhan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan DIY.
Agenda utama rapat adalah pengisian kuesioner wajib dari BPKP yang digunakan untuk menilai tingkat kepatuhan Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam menerapkan prioritas penggunaan produk dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kuesioner tersebut harus diselesaikan paling lambat pada 13 Maret 2026.
Dalam rapat tersebut, Tim P3DN membahas strategi percepatan pengumpulan data serta kelengkapan dokumen pendukung yang diperlukan dalam pengisian kuesioner. Koordinasi antar perangkat daerah dilakukan guna memastikan seluruh informasi yang dibutuhkan dapat dihimpun secara akurat dan tepat waktu.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional terkait prioritas penggunaan produk dalam negeri sekaligus mendorong peningkatan daya saing industri lokal melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.


.png)
