▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing bagi Kader IPNU Loano Melalui Dana Pokir DPRD
- BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue untuk PAC Muslimat NU
- Persiapkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, BLK Kebumen Lakukan Studi Tiru ke BLK Purworejo
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
HALAL BIHALAL DAN SOSIALISASI TPP 2026: DINPERINTRANSNAKER PURWOREJO PERKUAT SILATURAHMI DAN KINERJA
.png)
PURWOREJO – Mengawali masa kerja setelah libur Idul Fitri 1447 H, keluarga besar Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan acara Halal Bihalal yang bertempat di Aula Puntadewa, Rabu (tanggal 25 Maret 2026). Acara ini dihadiri oleh seluruh karyawan/ti Dinperintransnaker.
Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Puntadewa, Kepala Dinperintransnaker dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Halal Bihalal harus menjadi titik balik untuk memperkuat soliditas internal dan membersihkan hati demi kelancaran tugas pelayanan publik ke depan. disampaikan juga rencana akan dilaksanakannya WFA karena dampak situasi global yang terjadi saat ini dan efisiensi anggaran yang akan dilaksanakan agar tidak mempengaruhi kinerja dan pelayanan publik.
Sosialisasi Indikator TPP 2026
acara dilanjutkan dengan agenda Sosialisasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tahun Anggaran 2026. Dalam sesi ini, dipaparkan kebijakan terbaru mengenai sistem pemberian tunjangan yang kini lebih kompetitif dan berbasis data objektif.
Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinperintransnaker menekankan bahwa besaran TPP tahun 2026 akan diukur berdasarkan 5 indikator penilaian utama, yaitu:
1. Capaian Kinerja Fisik: Menilai sejauh mana target program dan kegiatan telah terealisasi secara nyata di lapangan.
2. Realisasi Keuangan: Mengukur ketepatan dan efisiensi penyerapan anggaran sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
3. Pemanfaatan Teknologi Informasi: Memberikan informasi (berita) update kegiatan melalui web maupun media soial.
4. Kinerja Pengawasan: Fokus pada kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta fungsi kontrol dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
5. Inovasi: Membuat inovasi pelayanan publik.
Penerapan lima indikator ini bertujuan agar TPP yang diterima ASN benar-benar mencerminkan kontribusi nyata mereka terhadap organisasi



