▴Posko Keagamaan▴
- Perkuat Landasan Pembangunan Industri, Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Tim Pembahas Raperbup
- 32 Peserta Batch 2 BLK Purworejo Jalani Uji Kompetensi LSP P2 BPVP Surakarta
- Rapat Pimpinan Dinperintransnaker Purworejo Matangkan Agenda Kerja Minggu Kedua Agustus
- Tingkatkan Kompetensi Digital Pemuda, BLK Dinperintransnaker Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing di Sambeng
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Sampaikan Sejumlah Arahan dalam Apel Pagi
- Kepala UPT BLK Purworejo Tutup Pelatihan Digital Marketing bagi IPNU-IPPNU Kaligesing
- Bidang Nakertrans Dinperintransnaker Terima Audiensi SMK Negeri 8 Purworejo Bahas Rekrutmen PT Suzuki Indomobil
- Dinperintransnaker Hadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun 2026
- Bimbingan Teknis (Bimtek) Hukum Kontrak Bagi Pejabat Pembuat Komitmen
- Dinperintransnaker Purworejo Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026
Hari Kedua Seleksi, BLK Purworejo Saring Peserta Pelatihan Menjahit dan Teknisi HP
.png)
Seleksi wawancara hari kedua calon peserta Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 dilaksanakan pada Jumat, 27 Maret 2026, bertempat di Balairung Bimasena UPT BLK Purworejo. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proses penjaringan peserta pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan secara tertib dan terstruktur.
Pada hari kedua ini, seleksi difokuskan pada dua kejuruan, yaitu pelatihan menjahit dan teknisi telepon seluler. Tim wawancara dari kejuruan menjahit terdiri dari Artanti, S.Pd. dan Rina Susanti, S.Pd., M.Pd., sementara tim dari kejuruan teknisi telepon seluler adalah Syaiful Arif, S.T. dan Antonius Sutadi, S.T. Seluruh proses wawancara dilakukan oleh instruktur masing-masing kejuruan untuk memastikan kesesuaian minat, kemampuan dasar, serta kesiapan peserta.
Masing-masing program pelatihan hanya akan menerima 16 peserta terpilih berdasarkan hasil seleksi. Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 dijadwalkan mulai pada 1 April 2026, dengan harapan peserta yang lolos dapat mengikuti pelatihan secara optimal guna meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.



