▴Inovasi Harmoni HI▴
- Kepala Dinperintransnaker Pimpin Rapat Koordinasi Agenda Kegiatan Akhir September
- Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Percepatan Realisasi Anggaran dan Tertib Administrasi ASN
- Upaya Maksimal Cetak Tenaga Kerja Kompeten, BLK Purworejo Seleksi Ketat Calon Peserta Pelatihan Mesin Bubut dan Servis Sepeda Motor Injeksi
- Keikutsertaan dalam acara Sinergitas Pembinaan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Melalui Aplikasi TKA Online
- Informasi Pelatihan Menjahit Lanjutan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Tahun 2026
- Pelatihan Kemasan Produk bagi para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di UPTD Rumah Kemasan
- Dinperintransnaker Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Raperda APBD 2027
- Tingkatkan Kinerja ASN, Dinperintransnaker Ikuti Bimtek Anggota Korpri
- Dinperintransnaker Hadiri Rakor Pelaksanaan Program TJSLP di Purworejo
- HARMONI HI, Inovasi Digital Dinperintransnaker Purworejo untuk Mempermudah Penanganan Perselisihan Hubungan Industrial
Tingkatkan Keterampilan Masyarakat, Pelatihan Menjahit DBHCHT di Desa Kemanukan Resmi Ditutup

Sekretaris Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo secara resmi menutup Pelatihan Menjahit yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo di Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, pada Selasa (28/07/2026). Kegiatan yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini diikuti oleh 16 peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian program pelatihan dengan penuh antusiasme.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinperinaker menekankan pentingnya optimalisasi keterampilan yang telah diperoleh selama masa pelatihan. Beliau berpesan agar para lulusan tidak membiarkan ilmu yang didapat menjadi sia-sia, melainkan harus segera dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memasuki dunia kerja profesional maupun merintis usaha mandiri. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di wilayah Kabupaten Purworejo.
Pelatihan kali ini memiliki nilai strategis tersendiri karena beberapa peserta diketahui sudah memiliki usaha menjahit di rumah. Bagi mereka, program ini berfungsi sebagai sarana upskilling untuk memperdalam teknik serta menambah kemampuan menjahit secara lebih komprehensif dan profesional. Dengan adanya tambahan wawasan teknis yang lebih lengkap, para pelaku usaha lokal diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar yang lebih luas.
Penutupan kegiatan ini menandai berakhirnya periode pembekalan intensif yang dipandu oleh instruktur kompeten dari BLK Purworejo. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemanfaatan dana DBHCHT, program pelatihan vokasi seperti ini terus digalakkan guna mencetak sumber daya manusia yang unggul dan mandiri. Para peserta kini resmi menyandang status sebagai tenaga kerja terampil yang siap berkontribusi dalam sektor industri kreatif tekstil.



