▴Posko Keagamaan▴
- Dinperintransnaker Hadiri Jamsostek Award 2026 dan Launching Program Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah
- Tingkatkan Keterampilan Masyarakat, Pelatihan Menjahit DBHCHT di Desa Kemanukan Resmi Ditutup
- Tingkatkan Kompetensi SDM, Pelatihan Operator Mesin Bubut di BLK Purworejo Resmi Ditutup
- Rapat Koordinasi mengikuti pameran di Semarang pada 20-22 Agustus 2026
- Tingkatkan Kapasitas SDM IKM Kopi, Dinperintransnaker Gelar Bimtek Manajemen Wirausaha Kopi
- Tingkatkan Peluang Kerja, 16 Peserta Pelatihan Setir Mobil BLK Purworejo Resmi Lulus
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Upacara Bendera Peringatan Ke-42 Hari Anak Nasional Tahun 2026
- UPT BLK Purworejo Cetak Wirausaha Baru Lewat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Clapar
- PELATIHAN PENYEMPURNAAN KEMASAN PRODUK, DORONG DAYA SAING INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KECAMATAN BANYUURIP
- Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan High Level Meeting
Tingkatkan Keterampilan Masyarakat, Pelatihan Menjahit DBHCHT di Desa Kemanukan Resmi Ditutup

Sekretaris Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo secara resmi menutup Pelatihan Menjahit yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo di Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, pada Selasa (28/07/2026). Kegiatan yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini diikuti oleh 16 peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian program pelatihan dengan penuh antusiasme.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinperinaker menekankan pentingnya optimalisasi keterampilan yang telah diperoleh selama masa pelatihan. Beliau berpesan agar para lulusan tidak membiarkan ilmu yang didapat menjadi sia-sia, melainkan harus segera dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memasuki dunia kerja profesional maupun merintis usaha mandiri. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di wilayah Kabupaten Purworejo.
Pelatihan kali ini memiliki nilai strategis tersendiri karena beberapa peserta diketahui sudah memiliki usaha menjahit di rumah. Bagi mereka, program ini berfungsi sebagai sarana upskilling untuk memperdalam teknik serta menambah kemampuan menjahit secara lebih komprehensif dan profesional. Dengan adanya tambahan wawasan teknis yang lebih lengkap, para pelaku usaha lokal diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar yang lebih luas.
Penutupan kegiatan ini menandai berakhirnya periode pembekalan intensif yang dipandu oleh instruktur kompeten dari BLK Purworejo. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemanfaatan dana DBHCHT, program pelatihan vokasi seperti ini terus digalakkan guna mencetak sumber daya manusia yang unggul dan mandiri. Para peserta kini resmi menyandang status sebagai tenaga kerja terampil yang siap berkontribusi dalam sektor industri kreatif tekstil.



