▴Posko Keagamaan▴
- Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 di BLK Purworejo Resmi Dibuka
- Gunakan Skillhub, BLK Purworejo Lakukan Penilaian Akhir Calon Peserta Pelatihan
- Hari Kedua Seleksi, BLK Purworejo Saring Peserta Pelatihan Menjahit dan Teknisi HP
- Dinperintransnaker Berpartisipasi dalam Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Purworejo
- BLK Purworejo Laksanakan Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026
- HALAL BIHALAL DAN SOSIALISASI TPP 2026: DINPERINTRANSNAKER PURWOREJO PERKUAT SILATURAHMI DAN KINERJA
- Tingkatkan Tata Kelola Arsip, Dinperintransnaker Hadiri Sosialisasi Pengelolaan Arsip Dinamis
- Bidang Perindustrian Dinperintransnaker Purworejo Lakukan Monitoring Rumah Kemasan Kutoarjo
- Penguatan Pelaporan Industri Hasil Tembakau, Dinperintransnaker Purworejo Siapkan Workshop SIINas
- BPVP Surakarta Lakukan Monitoring Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional di BLK Purworejo
Dinperintransnaker Hadiri Rapat Transfer Knowledge Teknologi Terbaru Bersama Komdigi RI

Dinperintransnaker menghadiri rapat koordinasi Transfer Knowledge Teknologi Terbaru yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Ruang VIP Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dibuka oleh Aris Kurniawan dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI, yang menekankan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah dalam adopsi teknologi terbaru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Materi utama disampaikan oleh Febrina Theresia sebagai Narasumber 1, dengan fokus pada kegiatan transfer knowledge terkait teknologi yang dapat diaplikasikan di pemerintah daerah. Dalam paparannya, disampaikan rencana piloting teknologi di tiga wilayah, yakni Serang, Bogor, dan Badung, serta skema business matching dan forum kolaborasi sebagai upaya mempertemukan kebutuhan daerah dengan solusi teknologi yang relevan dan berkelanjutan.
Sesi berikutnya diisi materi Smart Branding Daerah oleh Acuviarta Kartabi dari Universitas Pasundan, yang mengulas strategi penguatan citra daerah melalui fasilitasi pelatihan digital, termasuk dukungan peralatan dan ekosistem pendukungnya. Rapat kemudian ditutup dengan pemaparan dari Nafasialab mengenai implementasi smart city dalam pemerintahan, sebagai landasan transformasi digital yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang efektif.


.png)
.png)