▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
- Verifikasi dan Validasi Data Usulan Penerima Bantuan Iuran Program Jamsostek Digelar di Purworejo
- Pelatihan pengemasan produk
- Dinperintransnaker Siap Bersinergi dan Berkolaborasi Dalam Rangka Pacu Investasi Daerah
Dinperintransnaker Hadiri Rapat Transfer Knowledge Teknologi Terbaru Bersama Komdigi RI

Dinperintransnaker menghadiri rapat koordinasi Transfer Knowledge Teknologi Terbaru yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Ruang VIP Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dibuka oleh Aris Kurniawan dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI, yang menekankan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah dalam adopsi teknologi terbaru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Materi utama disampaikan oleh Febrina Theresia sebagai Narasumber 1, dengan fokus pada kegiatan transfer knowledge terkait teknologi yang dapat diaplikasikan di pemerintah daerah. Dalam paparannya, disampaikan rencana piloting teknologi di tiga wilayah, yakni Serang, Bogor, dan Badung, serta skema business matching dan forum kolaborasi sebagai upaya mempertemukan kebutuhan daerah dengan solusi teknologi yang relevan dan berkelanjutan.
Sesi berikutnya diisi materi Smart Branding Daerah oleh Acuviarta Kartabi dari Universitas Pasundan, yang mengulas strategi penguatan citra daerah melalui fasilitasi pelatihan digital, termasuk dukungan peralatan dan ekosistem pendukungnya. Rapat kemudian ditutup dengan pemaparan dari Nafasialab mengenai implementasi smart city dalam pemerintahan, sebagai landasan transformasi digital yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang efektif.



