▴Posko Keagamaan▴
- Perkuat Landasan Pembangunan Industri, Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Tim Pembahas Raperbup
- 32 Peserta Batch 2 BLK Purworejo Jalani Uji Kompetensi LSP P2 BPVP Surakarta
- Rapat Pimpinan Dinperintransnaker Purworejo Matangkan Agenda Kerja Minggu Kedua Agustus
- Tingkatkan Kompetensi Digital Pemuda, BLK Dinperintransnaker Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing di Sambeng
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Sampaikan Sejumlah Arahan dalam Apel Pagi
- Kepala UPT BLK Purworejo Tutup Pelatihan Digital Marketing bagi IPNU-IPPNU Kaligesing
- Bidang Nakertrans Dinperintransnaker Terima Audiensi SMK Negeri 8 Purworejo Bahas Rekrutmen PT Suzuki Indomobil
- Dinperintransnaker Hadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun 2026
- Bimbingan Teknis (Bimtek) Hukum Kontrak Bagi Pejabat Pembuat Komitmen
- Dinperintransnaker Purworejo Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026
Dinperintransnaker Hadiri Rapat Transfer Knowledge Teknologi Terbaru Bersama Komdigi RI

Dinperintransnaker menghadiri rapat koordinasi Transfer Knowledge Teknologi Terbaru yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Ruang VIP Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dibuka oleh Aris Kurniawan dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI, yang menekankan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah dalam adopsi teknologi terbaru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Materi utama disampaikan oleh Febrina Theresia sebagai Narasumber 1, dengan fokus pada kegiatan transfer knowledge terkait teknologi yang dapat diaplikasikan di pemerintah daerah. Dalam paparannya, disampaikan rencana piloting teknologi di tiga wilayah, yakni Serang, Bogor, dan Badung, serta skema business matching dan forum kolaborasi sebagai upaya mempertemukan kebutuhan daerah dengan solusi teknologi yang relevan dan berkelanjutan.
Sesi berikutnya diisi materi Smart Branding Daerah oleh Acuviarta Kartabi dari Universitas Pasundan, yang mengulas strategi penguatan citra daerah melalui fasilitasi pelatihan digital, termasuk dukungan peralatan dan ekosistem pendukungnya. Rapat kemudian ditutup dengan pemaparan dari Nafasialab mengenai implementasi smart city dalam pemerintahan, sebagai landasan transformasi digital yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang efektif.



