▴Pelatihan Gratis PVN Batch 5 Tahun 2026▴
- Keikutsertaan dalam acara Sinergitas Pembinaan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Melalui Aplikasi TKA Online
- Informasi Pelatihan Menjahit Lanjutan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Tahun 2026
- Pelatihan Kemasan Produk bagi para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di UPTD Rumah Kemasan
- Dinperintransnaker Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Raperda APBD 2027
- Tingkatkan Kinerja ASN, Dinperintransnaker Ikuti Bimtek Anggota Korpri
- Dinperintransnaker Hadiri Rakor Pelaksanaan Program TJSLP di Purworejo
- HARMONI HI, Inovasi Digital Dinperintransnaker Purworejo untuk Mempermudah Penanganan Perselisihan Hubungan Industrial
- Calon Peserta Pelatihan Pembuatan Roti dan Menjahit Ikuti Seleksi Wawancara di UPT BLK Purworejo
- Dua Program Pelatihan PVN Batch 5 Buka Seleksi bagi Calon Peserta di Purworejo
- Persiapan Pelatihan Desain Kemasan dan Penguatan Budaya 5R Dibahas dalam Apel Pagi
Dinperintransnaker Hadiri Jamsostek Award 2026 dan Launching Program Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah

SEMARANG – Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan Jamsostek Award Tahun 2026 sekaligus Launching Program Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah yang diselenggarakan di Patra Hotel & Convention, Kota Semarang, pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah, perusahaan, dan mitra strategis yang berkontribusi dalam peningkatan kepesertaan, kepatuhan, serta perluasan cakupan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi ekosistem desa dan kelurahan di Provinsi Jawa Tengah. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan penghargaan Jamsostek Award Tahun 2026 kepada para pemenang dari kategori Pemerintah Daerah, Badan Usaha Menengah dan Besar, Pemerintah Desa, serta Badan Usaha Sektor UMKM sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Selain penyerahan penghargaan, rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan santunan kematian kepada ahli waris pekerja penerima upah maupun pekerja sektor informal, yang dilanjutkan dengan peluncuran Program Ngopeni Nglakoni dengan tema Ngopeni Masyarakat Pekerja Desa, Nglakoni Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Program ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan sosial bagi para pekerja, khususnya yang berada di wilayah pedesaan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bukan berada pada pekerja formal di perusahaan, melainkan pekerja informal yang tersebar di berbagai pelosok desa. Oleh karena itu, Program Ngopeni Nglakoni menjadi langkah strategis untuk mempercepat perlindungan pekerja desa melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, dan BPJS Ketenagakerjaan sehingga manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat pekerja.



