▴Posko Keagamaan▴
- Tingkatkan Kapasitas SDM IKM Kopi, Dinperintransnaker Gelar Bimtek Manajemen Wirausaha Kopi
- Tingkatkan Peluang Kerja, 16 Peserta Pelatihan Setir Mobil BLK Purworejo Resmi Lulus
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Upacara Bendera Peringatan Ke-42 Hari Anak Nasional Tahun 2026
- UPT BLK Purworejo Cetak Wirausaha Baru Lewat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Clapar
- PELATIHAN PENYEMPURNAAN KEMASAN PRODUK, DORONG DAYA SAING INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KECAMATAN BANYUURIP
- Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan High Level Meeting
- Sharing Session Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Launching Inovasi HARMONI-HI Tahun 2026
- Tingkatkan Kapasitas Intranet, Siswa SMK Muhammadiyah Purworejo Pasang Fiber Optik di BLK
- Apel Pagi Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Penyelesaian Data Dukung Tepat Waktu
- Persiapkan Uji Kompetensi, BLK Dinperintransnaker Purworejo Gelar Apel Bersama
BLK Purworejo Tutup Pelatihan Instalasi Listrik di Tepus Kulon, Dorong Kemandirian Energi Terbarukan

Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Instalasi Listrik yang bertempat di Aula Balai Desa Tepus Kulon pada Senin (6/7/2026). Pelatihan yang diikuti oleh 16 peserta ini dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebagai upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di wilayah setempat. Penutupan dilakukan langsung oleh Sekretaris Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja yang menandai berakhirnya masa bimbingan teknis bagi para peserta.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas menyampaikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para peserta selama mengikuti pelatihan. Beliau berharap keterampilan teknis yang telah diperoleh dapat menjadi modal berharga untuk meningkatkan taraf kehidupan, baik bagi para peserta secara individu maupun bagi masyarakat luas. Keahlian di bidang instalasi listrik dinilai sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini serta mampu membuka peluang usaha mandiri yang produktif bagi warga desa.
Acara penutupan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Barang Hasil Pelatihan yang akan menjadi aset desa. Barang-barang tersebut merupakan hasil kerja nyata para peserta, yang meliputi 4 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) lengkap dengan 4 unit kontrol yang terdiri dari MCB pengaman, Solar Charge Controller, serta inverter 12 VDC ke 220 VAC. Selain itu, diserahkan pula 4 unit lampu penerangan berdaya 12 Volt 50 watt sebagai bagian dari sistem pencahayaan hemat energi.
Pemerintah berharap agar barang hasil pelatihan tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Pemerintah Desa Tepus Kulon untuk kepentingan publik. Inisiatif ini diproyeksikan sebagai proyek rintisan menuju kemandirian energi terbarukan di tingkat desa, yang merupakan bagian dari program strategis nasional. Dengan adanya dukungan teknologi tenaga surya ini, Desa Tepus Kulon diharapkan mampu menjadi contoh dalam pemanfaatan energi ramah lingkungan yang berkelanjutan bagi desa-desa lainnya.



