▴Hakordia▴
- SK UPAH MINIMUM PROVINSI DAN UPAH MINIMUM SEKTORAL PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2026
- SK UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA PADA 35 (TIGA PULUH LIMA) KABUPATEN/KOTA DAN UPAH MINIMUM SEKTORAL KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2026
- Dinperintransnaker Sambut Kepala Baru BPJS TK Purworejo, Perkuat Sinergi Perlindungan Tenaga Kerja
- Kemnaker RI Gelar Monitoring dan Evaluasi Kunci Bidang Hubungan Kerja di Dinperintransnaker Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Buka Job Fair SMK YPE Kutoarjo, Targetkan Pengurangan Pengangguran Purworejo
- Orientasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027
- Dinperintransnaker Peringati Hari Ibu dengan Upacara Bendera, Seluruh Petugas Perempuan
- Staff Meeting Rutin Setiap Senin
- Bekali Siswa Memasuki Dunia Kerja, UPT BLK Purworejo Gelar Sosialisasi Pelatihan Vokasi di SMK Negeri 3
- SMA 4 Purworejo Terima Sosialisasi Vokasi Gratis, 40 Siswa Disiapkan Jadi Tenaga Kerja Kompeten
Usung Semangat Ekonomi Kreatif, Wali Kota Pekalongan Resmi Buka Pekan Batik Nusantara 2025
.png)
Sebagai manifestasi kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa, Kota Pekalongan kembali menjadi tuan rumah perhelatan akbar Pekan Batik Nusantara 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pekalongan pada Kamis (27/11/2025), acara bergengsi ini dipusatkan di dua lokasi ikonik, yakni Kawasan Wisata Budaya Jetayu dan Museum Batik. Rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari penuh, mulai tanggal 27 November hingga 1 Desember 2025, dengan menghadirkan berbagai pameran dan atraksi budaya yang menarik perhatian wisatawan serta penggiat wastra dari berbagai daerah.
Dalam edisi tahun ini, Pekan Batik Nusantara mengusung tema sentral mengenai semangat pelestarian budaya yang disinergikan dengan penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Melalui tema tersebut, penyelenggaraan event ini tidak hanya bertujuan untuk merawat eksistensi batik sebagai identitas nasional, tetapi juga menjadi stimulus nyata bagi pertumbuhan sektor UMKM dan pariwisata daerah. Wali Kota Pekalongan berharap momentum ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh para perajin dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing produk lokal di kancah nasional maupun global.


.png)
.png)