▴Posko Keagamaan▴
- Pelatihan Sablon di Desa Samping Masuki Hari Ke-17, Peserta Praktik Sablon Topi dan Desain Kaos
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Bahas Agenda Kerja Minggu Ketiga Mei 2026
- Dinperintransnaker Purworejo Dorong ASN Segera Lakukan Pembaruan Data melalui DMS
- Dinperintransnaker Purworejo Dorong Mutu Produk Kopi Lokal melalui Pelatihan Teknis
- Kolaborasi dengan Puskesmas, Dinperintransnaker Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Penguatan Mutu Produk, Dinperintransnaker Purworejo Gelar Bimtek IKM Kopi
- Tingkatkan Kemandirian Masyarakat, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue Batch 1
- Tingkatkan Peluang Kerja Mandiri, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pijat Refleksi di Desa Majir
- Sosialisasi Program Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Penyerahan simbolis santunan kematian BPJS ketenagakerjaan
- Rapat pembahasan usulan Standar Satuan Harga (SSH) Tahun Anggaran 2027
Usung Semangat Ekonomi Kreatif, Wali Kota Pekalongan Resmi Buka Pekan Batik Nusantara 2025
.png)
Sebagai manifestasi kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa, Kota Pekalongan kembali menjadi tuan rumah perhelatan akbar Pekan Batik Nusantara 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pekalongan pada Kamis (27/11/2025), acara bergengsi ini dipusatkan di dua lokasi ikonik, yakni Kawasan Wisata Budaya Jetayu dan Museum Batik. Rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari penuh, mulai tanggal 27 November hingga 1 Desember 2025, dengan menghadirkan berbagai pameran dan atraksi budaya yang menarik perhatian wisatawan serta penggiat wastra dari berbagai daerah.
Dalam edisi tahun ini, Pekan Batik Nusantara mengusung tema sentral mengenai semangat pelestarian budaya yang disinergikan dengan penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Melalui tema tersebut, penyelenggaraan event ini tidak hanya bertujuan untuk merawat eksistensi batik sebagai identitas nasional, tetapi juga menjadi stimulus nyata bagi pertumbuhan sektor UMKM dan pariwisata daerah. Wali Kota Pekalongan berharap momentum ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh para perajin dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing produk lokal di kancah nasional maupun global.


.png)
