▴Posko Keagamaan▴
- Perkuat Landasan Pembangunan Industri, Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Tim Pembahas Raperbup
- 32 Peserta Batch 2 BLK Purworejo Jalani Uji Kompetensi LSP P2 BPVP Surakarta
- Rapat Pimpinan Dinperintransnaker Purworejo Matangkan Agenda Kerja Minggu Kedua Agustus
- Tingkatkan Kompetensi Digital Pemuda, BLK Dinperintransnaker Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing di Sambeng
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Sampaikan Sejumlah Arahan dalam Apel Pagi
- Kepala UPT BLK Purworejo Tutup Pelatihan Digital Marketing bagi IPNU-IPPNU Kaligesing
- Bidang Nakertrans Dinperintransnaker Terima Audiensi SMK Negeri 8 Purworejo Bahas Rekrutmen PT Suzuki Indomobil
- Dinperintransnaker Hadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun 2026
- Bimbingan Teknis (Bimtek) Hukum Kontrak Bagi Pejabat Pembuat Komitmen
- Dinperintransnaker Purworejo Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026
Usung Semangat Ekonomi Kreatif, Wali Kota Pekalongan Resmi Buka Pekan Batik Nusantara 2025
.png)
Sebagai manifestasi kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa, Kota Pekalongan kembali menjadi tuan rumah perhelatan akbar Pekan Batik Nusantara 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pekalongan pada Kamis (27/11/2025), acara bergengsi ini dipusatkan di dua lokasi ikonik, yakni Kawasan Wisata Budaya Jetayu dan Museum Batik. Rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari penuh, mulai tanggal 27 November hingga 1 Desember 2025, dengan menghadirkan berbagai pameran dan atraksi budaya yang menarik perhatian wisatawan serta penggiat wastra dari berbagai daerah.
Dalam edisi tahun ini, Pekan Batik Nusantara mengusung tema sentral mengenai semangat pelestarian budaya yang disinergikan dengan penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Melalui tema tersebut, penyelenggaraan event ini tidak hanya bertujuan untuk merawat eksistensi batik sebagai identitas nasional, tetapi juga menjadi stimulus nyata bagi pertumbuhan sektor UMKM dan pariwisata daerah. Wali Kota Pekalongan berharap momentum ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh para perajin dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing produk lokal di kancah nasional maupun global.



