▴Posko Keagamaan▴
- Dinperintransnaker Hadiri Jamsostek Award 2026 dan Launching Program Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah
- Tingkatkan Keterampilan Masyarakat, Pelatihan Menjahit DBHCHT di Desa Kemanukan Resmi Ditutup
- Tingkatkan Kompetensi SDM, Pelatihan Operator Mesin Bubut di BLK Purworejo Resmi Ditutup
- Rapat Koordinasi mengikuti pameran di Semarang pada 20-22 Agustus 2026
- Tingkatkan Kapasitas SDM IKM Kopi, Dinperintransnaker Gelar Bimtek Manajemen Wirausaha Kopi
- Tingkatkan Peluang Kerja, 16 Peserta Pelatihan Setir Mobil BLK Purworejo Resmi Lulus
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Upacara Bendera Peringatan Ke-42 Hari Anak Nasional Tahun 2026
- UPT BLK Purworejo Cetak Wirausaha Baru Lewat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Clapar
- PELATIHAN PENYEMPURNAAN KEMASAN PRODUK, DORONG DAYA SAING INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KECAMATAN BANYUURIP
- Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan High Level Meeting
Dinperintransnaker Gelar Dialog Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
.png)
Keterangan Gambar : Dinperintransnaker Gelar Dialog Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
Purworejo, 18 September 2025 – Guna menciptakan iklim kerja yang kondusif dan harmonis di lingkungan perusahaan, DinperintransnakerKabupaten Purworejo menggelar acara "Dialog Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" pada hari Kamis. Kegiatan ini diikuti oleh 30 perwakilan yang terdiri dari unsur pekerja dan manajemen dari 15 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Purworejo.
Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam serta membekali para peserta dengan mekanisme penyelesaian perselisihan yang efektif sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dialog ini menjadi platform penting untuk deteksi dini dan pencegahan potensi konflik antara pekerja dan pengusaha yang dapat mengganggu produktivitas.
Dalam arahannya, Kepala Dinperintransnaker menekankan pentingnya komunikasi dan musyawarah mufakat (bipartit) sebagai langkah pertama dan utama dalam menyelesaikan setiap perbedaan pandangan di lingkungan kerja. "Kami berharap, melalui forum dialog seperti ini, setiap perusahaan dapat memperkuat forum komunikasi internalnya. Jangan sampai perselisihan kecil menjadi besar dan berlarut-larut, yang pada akhirnya dapat merugikan kedua belah pihak," ujarnya.
Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi dari mediator hubungan industrial serta sesi diskusi interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya acara, banyak dari mereka yang berkonsultasi mengenai studi kasus yang terjadi di perusahaan masing-masing. Diharapkan, pasca-kegiatan ini, para perwakilan perusahaan dapat menjadi agen perubahan dalam membangun hubungan industrial yang lebih sehat dan dinamis di tempat kerjanya.



