▴Pelatihan Gratis PVN Batch 5 Tahun 2026▴
- BLK Purworejo Seleksi 80 Calon Peserta Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5, Perebutkan Kuota Terbatas
- Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat untuk Percepatan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria
- Dinperintransnaker Purworejo Ikuti Rakor Peningkatan Kepatuhan Penyaluran Pupuk Bersubsidi
- Dinperintransnaker Purworejo Ikuti Zoom Meeting Penguatan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
- Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelintingan Rokok Batch 1
- Disnakertrans Jateng Fasilitasi Penyusunan RTK Makro Kabupaten/Kota Tahun 2026
- Penutupan Pelatihan Digital Marketing IPPNU Kecamatan Gebang
- 14 ASN Dinperintransnaker Purworejo Ikuti Kegiatan Profiling Kompetensi ASN 2026, Perkuat Manajemen Talenta Daerah
- Kadin Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Kelancaran Pelaksanaan Agenda Kerja September 2026
- Kabid Nakertrans Pimpin Apel Pagi, Sampaikan Sejumlah Agenda Kegiatan Minggu Kedua September
Dinperintransnaker Gelar Dialog Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
.png)
Keterangan Gambar : Dinperintransnaker Gelar Dialog Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
Purworejo, 18 September 2025 – Guna menciptakan iklim kerja yang kondusif dan harmonis di lingkungan perusahaan, DinperintransnakerKabupaten Purworejo menggelar acara "Dialog Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial" pada hari Kamis. Kegiatan ini diikuti oleh 30 perwakilan yang terdiri dari unsur pekerja dan manajemen dari 15 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Purworejo.
Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam serta membekali para peserta dengan mekanisme penyelesaian perselisihan yang efektif sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dialog ini menjadi platform penting untuk deteksi dini dan pencegahan potensi konflik antara pekerja dan pengusaha yang dapat mengganggu produktivitas.
Dalam arahannya, Kepala Dinperintransnaker menekankan pentingnya komunikasi dan musyawarah mufakat (bipartit) sebagai langkah pertama dan utama dalam menyelesaikan setiap perbedaan pandangan di lingkungan kerja. "Kami berharap, melalui forum dialog seperti ini, setiap perusahaan dapat memperkuat forum komunikasi internalnya. Jangan sampai perselisihan kecil menjadi besar dan berlarut-larut, yang pada akhirnya dapat merugikan kedua belah pihak," ujarnya.
Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi dari mediator hubungan industrial serta sesi diskusi interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya acara, banyak dari mereka yang berkonsultasi mengenai studi kasus yang terjadi di perusahaan masing-masing. Diharapkan, pasca-kegiatan ini, para perwakilan perusahaan dapat menjadi agen perubahan dalam membangun hubungan industrial yang lebih sehat dan dinamis di tempat kerjanya.



