▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing bagi Kader IPNU Loano Melalui Dana Pokir DPRD
- BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue untuk PAC Muslimat NU
- Persiapkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, BLK Kebumen Lakukan Studi Tiru ke BLK Purworejo
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Dinperintransnaker Purworejo Terima Konsultasi Ketenagakerjaan dari PUK SP KEP PT Arami Jaya

Purworejo, Senin 9 Maret 2026 — Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo menerima kunjungan Ketua Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (PUK SP KEP) PT Arami Jaya dalam rangka konsultasi ketenagakerjaan.
Konsultasi tersebut membahas beberapa hal terkait serikat pekerja, salah satunya mengenai verifikasi keanggotaan serikat pekerja serta hak-hak serikat pekerja di perusahaan.
Pada kesempatan tersebut, Mediator Hubungan Industrial Dinperintransnaker Purworejo menjelaskan bahwa verifikasi keanggotaan serikat pekerja atau serikat buruh memiliki peran penting untuk menentukan jumlah keterwakilan dalam kelembagaan hubungan industrial, seperti dalam Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit maupun Dewan Pengupahan.
Ketua PUK SP KEP PT Arami Jaya menyampaikan bahwa saat ini jumlah anggota serikat pekerja mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan oleh berakhirnya masa kontrak sejumlah pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Dalam pertemuan ini, Mediator Hubungan Industrial juga menekankan pentingnya tugas dan fungsi serikat pekerja di perusahaan. Selain memperjuangkan hak-hak pekerja, serikat pekerja juga diharapkan dapat bersinergi dengan pihak pengusaha dalam menjaga kelangsungan proses produksi di perusahaan.
Melalui konsultasi ini diharapkan serikat pekerja semakin memahami tugas dan fungsinya sehingga dapat berperan secara optimal dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.



