▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
- Verifikasi dan Validasi Data Usulan Penerima Bantuan Iuran Program Jamsostek Digelar di Purworejo
- Pelatihan pengemasan produk
- Dinperintransnaker Siap Bersinergi dan Berkolaborasi Dalam Rangka Pacu Investasi Daerah
UJIKOM JABATAN FUNGSIONAL INSTRUKTUR DI BPVP SIDOARJO: LANGKAH MENUJU KOMPETENSI TINGGI
.png)
Sidoarjo, Jawa Timur - Direktorat Bina Intala melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo, Jawa Timur menyelenggarakan Uji Kompetensi (Ujikom) Jabatan Fungsional Instruktur pada tanggal 06-08 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para instruktur dari berbagai daerah di Indonesia, menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pelatihan vokasi.
Ujikom yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh empat instruktur dari UPT BLK Dinperintransnaker Kab. Purworejo, yaitu Andy Wibowo, S.Pd, Ahmad Gunawan, S.T, Hanifah Febria Mahatrisna, S.Kom, dan Syaiful Arif, S.T. Mereka mengikuti uji kompetensi ini dengan tujuan melakukan perpindahan jabatan dari Jenjang Terampil ke Jenjang Ahli, sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka dalam bidang pelatihan. Selain itu agar dapat terus mendukung Visi Misi Bupati Purworejo dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia melalui pelatihan kerja.
Uji kompetensi ini mencakup tiga komponen utama :
1. Uji Teori: Menilai penguasaan pengetahuan instruktur terkait aspek teknis dan konseptual pelatihan.
2. Uji Teknis: Meliputi microteaching (simulasi mengajar) dan wawancara untuk menilai kemampuan praktis instruktur dalam menyampaikan materi pelatihan.
3. Uji Mansoskul (Manajerial, Sosio Kultural): Mengukur kemampuan manajerial dan aspek sosio kultural instruktur dalam konteks pelaksanaan pelatihan.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta. Hasil ujikom ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur peningkatan kompetensi dan pengembangan karier instruktur di masa mendatang.



