▴Posko Keagamaan▴
- Pelatihan pengemasan produk
- Dinperintransnaker Siap Bersinergi dan Berkolaborasi Dalam Rangka Pacu Investasi Daerah
- Apresiasi Kinerja dan Penyampaian Program Kerja Warnai Apel Pagi Dinperintransnaker
- Tingkatkan Kemandirian Ekonomi, BLK Purworejo Buka Pelatihan Menjahit bagi Fatayat NU
- Tingkatkan Optimalisasi Pendapatan Daerah, Dinperintransnaker Hadiri Pelatihan Pengawasan dan Penggalian Potensi Retribusi
- Berdayakan Warga Tepus Kulon, BLK Purworejo Buka Pelatihan Instalasi Listrik Berbasis PLTS dan Smart Home
- BLK Purworejo Gelar Seleksi Calon Peserta Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT 2026
- Sinkronisasi Kurikulum SMK Negeri 2 Purworejo Dukung Kesiapan SDM Menghadapi Dunia Kerja
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Koordinasi dengan ALPA Indonesia Bahas Seleksi Magang Jepang
- Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Mikro tahun 2026 di Purworejo
Tingkatkan Kemandirian Ekonomi, BLK Purworejo Buka Pelatihan Menjahit bagi Fatayat NU

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo secara resmi membuka kegiatan pelatihan menjahit bagi kelompok masyarakat di Kecamatan Purworejo pada Senin (8/6/2026). Pelatihan ini diikuti oleh 16 peserta yang merupakan anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Purworejo. Program ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan praktis kepada para perempuan muda agar mampu bersaing di dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.
Pelatihan ini terselenggara melalui dukungan pendanaan dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo. Sinergi antara legislatif dan eksekutif ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan serapan anggaran untuk program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat kecamatan.
Dalam sambutannya, Kepala BLK Purworejo menekankan pentingnya penguasaan teknik menjahit sebagai keahlian yang selalu relevan dengan kebutuhan pasar industri garmen maupun usaha rumahan. Beliau berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal guna menyerap ilmu dari para instruktur profesional. Selama pelatihan, peserta akan dibekali teknik dasar hingga mahir dalam pembuatan berbagai jenis busana.
Kehadiran 16 peserta dari PAC Fatayat NU ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap pengembangan kapasitas organisasi melalui jalur pendidikan vokasi. Dengan berakhirnya pembukaan ini, rangkaian pelatihan diharapkan dapat mencetak tenaga kerja terampil yang mandiri secara ekonomi. Program ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam memperluas akses pelatihan bagi organisasi kemasyarakatan di wilayah tersebut.



