▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
- Verifikasi dan Validasi Data Usulan Penerima Bantuan Iuran Program Jamsostek Digelar di Purworejo
- Pelatihan pengemasan produk
- Dinperintransnaker Siap Bersinergi dan Berkolaborasi Dalam Rangka Pacu Investasi Daerah
Tingkatkan Daya Saing IKM, Bidang Perindustrian Selenggarakan Pelatihan Blending Rokok
.png)
Purworejo - Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perindustrian menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Blending Rokok pada 19–21 Mei 2026 bertempat di Sanjaya In Hotel. Kegiatan ini secara resmi dibuka pada 19 Mei 2026 oleh Kepala Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo, Dr. Sukmo Widi Harwanto, SH., MM., dengan diikuti sebanyak 30 peserta dari IKM rokok di Kabupaten Purworejo.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) rokok dalam teknik blending atau pencampuran bahan baku tembakau guna menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing. Kegiatan menghadirkan narasumber Dyah Puspita Riyaningtyas, S.P. selaku Penyuluh Pertanian, Rizaldi Agung Prayogo, S.Kom., serta Setiawan Hidayat selaku Praktisi Rokok dari PT. Cipta Santosa Abadi – SKT, yang memberikan materi teknis dan praktik langsung kepada peserta.
Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pemahaman terkait pemilihan bahan baku tembakau, teknik pencampuran yang tepat, hingga strategi menjaga konsistensi rasa dan kualitas produk. Sinergi antara pemerintah daerah dan praktisi industri diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas produksi IKM rokok lokal sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas serta mendukung pertumbuhan sektor industri hasil tembakau di Kabupaten Purworejo.



