▴Posko Keagamaan▴
- Rapat Koordinasi Peningkatan dan Pengawasan Kinerja Perangkat Daerah Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya
- Rapat Arjuna Dinperintransnaker Purworejo Fokus pada Ketenagakerjaan, Industri, Pelatihan BLK, dan Penguatan IKM
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Instalasi Listrik di Tepus Kulon, Dorong Kemandirian Energi Terbarukan
- Kabid Nakertrans Pimpin Apel Pagi, Tekankan Kesehatan Pegawai dan Kesiapan Program Semester II 2026
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Kegiatan Akhir Juni dan Awal Juli 2026
- Tingkatkan Kesejahteraan Desa Penghasil Tembakau, BLK Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit di Desa Kemanukan
- Pastikan Tepat Sasaran, Dinperintransnaker Purworejo Verifikasi Usulan Penerima Bantuan BPJS TK di Tiga Desa
- Dinperintransnaker Purworejo Hadiri Verifikasi Kelengkapan Data Dukung Kabupaten/Kota Sehat 2027
- Konsultasi ke Kementerian, Dinperintransnaker Bahas RTKD Makro dan Rencana Penempatan Transmigrasi 2027
- Dinperintransnaker Purworejo Matangkan Pelaksanaan Program dan Layanan Kerja Minggu Ketiga Juni 2026
Tingkatkan Daya Saing IKM, Bidang Perindustrian Selenggarakan Pelatihan Blending Rokok
.png)
Purworejo - Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perindustrian menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Blending Rokok pada 19–21 Mei 2026 bertempat di Sanjaya In Hotel. Kegiatan ini secara resmi dibuka pada 19 Mei 2026 oleh Kepala Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo, Dr. Sukmo Widi Harwanto, SH., MM., dengan diikuti sebanyak 30 peserta dari IKM rokok di Kabupaten Purworejo.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) rokok dalam teknik blending atau pencampuran bahan baku tembakau guna menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing. Kegiatan menghadirkan narasumber Dyah Puspita Riyaningtyas, S.P. selaku Penyuluh Pertanian, Rizaldi Agung Prayogo, S.Kom., serta Setiawan Hidayat selaku Praktisi Rokok dari PT. Cipta Santosa Abadi – SKT, yang memberikan materi teknis dan praktik langsung kepada peserta.
Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pemahaman terkait pemilihan bahan baku tembakau, teknik pencampuran yang tepat, hingga strategi menjaga konsistensi rasa dan kualitas produk. Sinergi antara pemerintah daerah dan praktisi industri diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas produksi IKM rokok lokal sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas serta mendukung pertumbuhan sektor industri hasil tembakau di Kabupaten Purworejo.



