▴Posko Keagamaan▴
- Berdayakan Warga Tepus Kulon, BLK Purworejo Buka Pelatihan Instalasi Listrik Berbasis PLTS dan Smart Home
- BLK Purworejo Gelar Seleksi Calon Peserta Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT 2026
- Sinkronisasi Kurikulum SMK Negeri 2 Purworejo Dukung Kesiapan SDM Menghadapi Dunia Kerja
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Koordinasi dengan ALPA Indonesia Bahas Seleksi Magang Jepang
- Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Mikro tahun 2026 di Purworejo
- Tingkatkan Kompetensi Warga, BLK Purworejo Resmi Buka Pelatihan Setir Mobil Dana DBHCHT 2026
- Tingkatkan Angka Kebekerjaan, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Menjahit dan Teknisi Ponsel
- Pelaksanaan Uji Kompetensi Kejuruan Elektronika Program Pelatihan Teknisi Telepon Seluler di BLK Purworejo
- Sebanyak 14 Peserta Ikuti Uji Kompetensi Menjahit di UPT BLK Purworejo
- UPT BLK Dinperintransnaker Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Gunung Teges
Sinkronisasi Kurikulum SMK Negeri 2 Purworejo Dukung Kesiapan SDM Menghadapi Dunia Kerja
1.png)
Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo, Dr. Sukmo Widi Harwanto, S.H., M.M., menghadiri kegiatan Sinkronisasi Kurikulum SMK Negeri 2 Purworejo dengan Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala SMK Negeri 2 Purworejo, perwakilan hotel dari Purworejo dan Yogyakarta, serta sejumlah perusahaan dan pelaku usaha yang berada di Kabupaten Purworejo.
Kegiatan sinkronisasi kurikulum tersebut bertujuan untuk menyelaraskan materi pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja yang terus berkembang. Melalui forum ini, pihak sekolah dan para mitra IDUKA berdiskusi mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja sehingga lulusan SMK memiliki kesiapan yang lebih baik saat memasuki pasar kerja.
Dalam sambutannya, Kepala Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo menyampaikan harapannya agar lulusan SMK mampu mengisi berbagai peluang dan kebutuhan tenaga kerja yang tersedia di sektor industri, dunia usaha, maupun dunia kerja. Menurutnya, kesesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya serap tenaga kerja dan mengurangi kesenjangan keterampilan.
Selain itu, Dr. Sukmo Widi Harwanto juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan keterampilan bagi peserta didik agar mampu bersaing secara profesional di tengah perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.
Melalui kegiatan sinkronisasi kurikulum ini, diharapkan tercipta keselarasan antara dunia pendidikan dan kebutuhan IDUKA sehingga lulusan SMK Negeri 2 Purworejo memiliki kompetensi yang relevan, berdaya saing, dan mampu memanfaatkan berbagai peluang kerja yang tersedia. Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan dunia usaha menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kabupaten Purworejo.



