▴Inovasi Harmoni HI▴
- Pimpin Rapat Koordinasi, Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Kelancaran Pelaksanaan Program
- Perkuat Sinergi Tim, Bidang Nakertrans Dinperintransnaker Purworejo Matangkan Agenda Kegiatan
- Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dinperintransnaker Ikuti FGD Tingkat Jawa Tengah
- 176 Peserta Pelatihan UPT BLK Purworejo Ikuti Outbound untuk Tingkatkan Kekompakan
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pelaporan Industri Triwulan II dan III Tahun 2026 melalui aplikasi SIINas
- Dinperintransnaker Purworejo Tunjukkan Komitmen PUG, Dorong Perempuan Kuasai Pelatihan Las, Setir Mobil, hingga TIK
- Kunjungi BLK Purworejo, Kapolres AKBP Erma Rahayu Bekali Peserta Pelatihan Motivasi dan Kamtibmas
- Dinperintransnaker Purworejo Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bahas Tiga Raperda Prakarsa DPRD
- Tingkatkan Kesetaraan Gender, Dinperintransnaker Purworejo Ikuti Pelatihan PPRG 2026
- Workshop Pelaporan Data Produksi Industri Hasil Tembakau (IHT)
Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dinperintransnaker Ikuti FGD Tingkat Jawa Tengah
.png)
Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) mengikuti Zoom Meeting Focus Group Discussion (FGD) Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Desa Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Pentatrans) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah serta diikuti oleh perwakilan dinas tenaga kerja kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
FGD ini menjadi forum koordinasi dan diskusi untuk memperkuat upaya perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang dimulai dari tingkat desa. Keterlibatan pemerintah daerah dan perwakilan desa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan PMI, mulai dari proses sebelum keberangkatan hingga kepulangan ke daerah asal.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan desa dan kabupaten dari Kendal, Brebes, Banyumas, Pati, dan Cilacap. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa dalam memberikan perlindungan kepada calon pekerja migran maupun PMI.
FGD menghadirkan narasumber dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pati. Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga upaya perlindungan PMI dapat dilaksanakan secara lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan, khususnya melalui peran aktif pemerintah desa.



