Perkuat Kapasitas Instruktur, BLK Purworejo Pelajari Efektivitas PLTS Pertanian di Desa Krandegan

By Dinperintransnaker 22 Mei 2026, 13:47:10 WIB UPT BLK
Perkuat Kapasitas Instruktur, BLK Purworejo Pelajari Efektivitas PLTS Pertanian di Desa Krandegan

PURWOREJO – Tim Instruktur Kejuruan Listrik Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo melaksanakan studi lapangan strategis ke Desa Krandegan pada Rabu (20/5/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung efektivitas penerapan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam mendukung sektor pertanian lokal. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BLK Purworejo dalam memperbarui kompetensi tenaga pengajar agar selaras dengan perkembangan teknologi energi terbarukan di pedesaan.

Dalam kunjungan tersebut, tim instruktur mengobservasi dua unit PLTS berkapasitas masing-masing 15 kW yang digunakan untuk mengoperasikan pompa air pengairan. Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan program CSR PT Agros. Keberadaan PLTS ini telah membawa dampak signifikan bagi produktivitas lahan di Desa Krandegan, di mana para petani kini mampu meningkatkan frekuensi panen dari semula dua kali menjadi tiga kali dalam setahun.

Fokus utama dari studi lapangan ini adalah memberikan gambaran teknis dan manajerial yang komprehensif mengenai implementasi PLTS di lingkungan desa. Para instruktur mendapatkan pemahaman mendalam terkait instalasi, pemeliharaan, serta integrasi sistem tenaga surya dengan infrastruktur pertanian. Pengetahuan praktis dari lapangan ini dinilai sangat penting untuk memperkaya materi ajar yang akan disampaikan kepada peserta pelatihan di berbagai wilayah Kabupaten Purworejo.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelatihan kejuruan listrik yang diselenggarakan oleh BLK Purworejo di desa-desa dapat memberikan hasil yang lebih maksimal. Dengan pemahaman yang lebih kuat mengenai penerapan teknologi tepat guna, para instruktur diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia di tingkat desa yang mandiri dan kompeten dalam mengelola energi lokal. Hal ini bertujuan untuk mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penguasaan teknologi energi terbarukan.