▴Posko Keagamaan▴
- Tingkatkan Kapasitas SDM IKM Kopi, Dinperintransnaker Gelar Bimtek Manajemen Wirausaha Kopi
- Tingkatkan Peluang Kerja, 16 Peserta Pelatihan Setir Mobil BLK Purworejo Resmi Lulus
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Upacara Bendera Peringatan Ke-42 Hari Anak Nasional Tahun 2026
- UPT BLK Purworejo Cetak Wirausaha Baru Lewat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Clapar
- PELATIHAN PENYEMPURNAAN KEMASAN PRODUK, DORONG DAYA SAING INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KECAMATAN BANYUURIP
- Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan High Level Meeting
- Sharing Session Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Launching Inovasi HARMONI-HI Tahun 2026
- Tingkatkan Kapasitas Intranet, Siswa SMK Muhammadiyah Purworejo Pasang Fiber Optik di BLK
- Apel Pagi Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Penyelesaian Data Dukung Tepat Waktu
- Persiapkan Uji Kompetensi, BLK Dinperintransnaker Purworejo Gelar Apel Bersama
Pelatihan Sablon Digital Selama 20 Hari Resmi Ditutup di Balai Desa Samping
1.png)
Pelatihan sablon digital bersumber Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 di Desa Samping, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo resmi ditutup pada Kamis (22/5/2026) bertempat di Balai Desa Samping. Kegiatan penutupan dihadiri oleh Camat Kemiri, Kepala Desa Samping, Kepala UPT BLK Purworejo Arisah, S.Pd., M.Pd., Kasubag TU UPT BLK Purworejo Khatamson, S.P., M.M., para instruktur, serta seluruh peserta pelatihan.
Pelatihan yang berlangsung selama 20 hari atau setara dengan 120 jam pelajaran (JP) tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam bidang sablon digital sekaligus mendorong tumbuhnya peluang usaha kreatif berbasis keterampilan. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi praktik dan teori mengenai teknik desain, proses produksi, hingga pengaplikasian sablon pada berbagai media.
Pada kegiatan penutupan, peserta turut memamerkan berbagai hasil karya sablon digital yang telah diproduksi selama pelatihan. Produk yang dipamerkan antara lain kaos, mug, tas canvas, tumbler, gantungan kunci, hingga pin dengan beragam desain kreatif dan menarik. Pameran tersebut menjadi bentuk nyata hasil pembelajaran sekaligus potensi pengembangan usaha mandiri bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, UPT BLK Purworejo bersama pemerintah desa dan kecamatan berharap keterampilan yang telah diperoleh peserta dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Program pelatihan berbasis DBHCHT juga diharapkan mampu mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi peluang usaha di era digital.



