▴Posko Keagamaan▴
- Apresiasi Kinerja dan Penyampaian Program Kerja Warnai Apel Pagi Dinperintransnaker
- Tingkatkan Kemandirian Ekonomi, BLK Purworejo Buka Pelatihan Menjahit bagi Fatayat NU
- Tingkatkan Optimalisasi Pendapatan Daerah, Dinperintransnaker Hadiri Pelatihan Pengawasan dan Penggalian Potensi Retribusi
- Berdayakan Warga Tepus Kulon, BLK Purworejo Buka Pelatihan Instalasi Listrik Berbasis PLTS dan Smart Home
- BLK Purworejo Gelar Seleksi Calon Peserta Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT 2026
- Sinkronisasi Kurikulum SMK Negeri 2 Purworejo Dukung Kesiapan SDM Menghadapi Dunia Kerja
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Koordinasi dengan ALPA Indonesia Bahas Seleksi Magang Jepang
- Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Mikro tahun 2026 di Purworejo
- Tingkatkan Kompetensi Warga, BLK Purworejo Resmi Buka Pelatihan Setir Mobil Dana DBHCHT 2026
- Tingkatkan Angka Kebekerjaan, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Menjahit dan Teknisi Ponsel
Pelatihan Sablon di Desa Samping Masuki Hari Ke-17, Peserta Praktik Sablon Topi dan Desain Kaos
1.png)
Pelatihan sablon yang dilaksanakan di Desa Samping pada Senin, 18 Mei 2026, memasuki hari ke-17 dari total rencana pelatihan selama 20 hari. Kegiatan pelatihan tersebut didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 sebagai upaya peningkatan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat.
Pada pelaksanaan hari ini, para peserta pelatihan melakukan praktik sablon topi sekaligus belajar membuat desain untuk sablon kaos. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi, di mana peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis penyablonan, tetapi juga dibekali kemampuan dasar dalam pembuatan desain kreatif yang dapat mendukung pengembangan usaha mandiri di bidang industri kreatif.
Melalui pelatihan tersebut, diharapkan peserta mampu mengembangkan keterampilan yang dimiliki menjadi peluang usaha produktif dan bernilai ekonomi. Program pelatihan berbasis masyarakat ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta mendorong tumbuhnya wirausaha baru di Kabupaten Purworejo.



