▴Posko Keagamaan▴
- Perkuat Landasan Pembangunan Industri, Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Tim Pembahas Raperbup
- 32 Peserta Batch 2 BLK Purworejo Jalani Uji Kompetensi LSP P2 BPVP Surakarta
- Rapat Pimpinan Dinperintransnaker Purworejo Matangkan Agenda Kerja Minggu Kedua Agustus
- Tingkatkan Kompetensi Digital Pemuda, BLK Dinperintransnaker Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing di Sambeng
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Sampaikan Sejumlah Arahan dalam Apel Pagi
- Kepala UPT BLK Purworejo Tutup Pelatihan Digital Marketing bagi IPNU-IPPNU Kaligesing
- Bidang Nakertrans Dinperintransnaker Terima Audiensi SMK Negeri 8 Purworejo Bahas Rekrutmen PT Suzuki Indomobil
- Dinperintransnaker Hadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun 2026
- Bimbingan Teknis (Bimtek) Hukum Kontrak Bagi Pejabat Pembuat Komitmen
- Dinperintransnaker Purworejo Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026
Musrenbang RKPD 2027 Loano: Seleksi Ketat, Hanya 10 Usulan Pembangunan yang Ditetapkan Jadi Prioritas

Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Kecamatan Loano pada Kamis, 5 Februari 2026. Acara strategis ini bertujuan menyaring dan menetapkan usulan program pembangunan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027. Dalam forum tersebut, dari total 74 program pembangunan yang diajukan oleh berbagai pihak, hanya 10 program yang berhasil ditetapkan sebagai usulan prioritas utama Kecamatan Loano setelah melalui diskusi dan peninjauan mendalam.
Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk anggota DPRD Dapil 6 Kabupaten Purworejo, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Purworejo, Camat Loano beserta staf, perwakilan Kodim 0708 Purworejo, perwakilan Polres Purworejo, seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Loano, serta tokoh-tokoh dan organisasi kemasyarakatan setempat. Salah satu pembahasan teknis krusial yang ditekankan dalam forum adalah upaya konversi usulan program-program yang semula dibiayai oleh Dana Alokasi Umum (DAU) untuk didorong menjadi usulan Program Dana Alokasi Khusus (DAK). Langkah ini dianggap penting untuk memastikan proyek pembangunan memiliki pendanaan yang lebih spesifik dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Purworejo turut menyampaikan perkembangan positif terkait indikator makro pembangunan daerah. Menurut data yang dipaparkan Bapperida, Kabupaten Purworejo pada tahun 2025 berhasil mencatatkan penurunan signifikan pada angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka. Capaian ini menjadi fondasi optimisme bagi perencanaan RKPD 2027, sekaligus menunjukkan bahwa fokus pembangunan yang telah berjalan selama ini mulai membuahkan hasil nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meskipun dari 74 usulan pembangunan yang disepakati tidak terdapat program spesifik yang secara langsung berkaitan dengan Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo, instansi tersebut tetap memanfaatkan momentum Musrenbang ini untuk melakukan sosialisasi dan edukasi. Dinperintransnaker secara proaktif menginformasikan berbagai program pelatihan yang bertujuan untuk pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Selain itu, mereka juga menyosialisasikan peluang program transmigrasi, serta kebijakan yang menyangkut pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) dan penanganan isu ketenagakerjaan lainnya yang relevan bagi warga Loano.
Penetapan 10 program prioritas ini merupakan langkah awal yang fundamental dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Hasil dari Musrenbang Kecamatan Loano selanjutnya akan dibawa ke tingkat Musrenbang Kabupaten untuk disinkronkan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah secara keseluruhan. Diharapkan, program-program yang telah difokuskan, mulai dari sektor infrastruktur hingga peningkatan kualitas SDM, dapat secara nyata menjawab tantangan pembangunan di Kecamatan Loano dan mendukung visi Kabupaten Purworejo yang lebih maju dan sejahtera di tahun 2027.



