▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing bagi Kader IPNU Loano Melalui Dana Pokir DPRD
- BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue untuk PAC Muslimat NU
- Persiapkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, BLK Kebumen Lakukan Studi Tiru ke BLK Purworejo
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Dukung Literasi di Lingkungan Kerja, Dinperintransnaker Ikuti Pembinaan Perpustakaan Khusus di DINPUSIP
.png)
Dalam upaya mendukung peningkatan budaya literasi dan pengelolaan informasi di lingkungan pemerintahan, perwakilan Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo melaksanakan tugas mengikuti kegiatan Sosialisasi, Pembinaan, dan Pembentukan Perpustakaan Khusus dan Umum. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DINPUSIP) ini dilaksanakan pada hari Rabu (26/11/2025) bertempat di Ruang Aula Gedung Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Perpustakaan DINPUSIP Kabupaten Purworejo yang menekankan pentingnya peran perpustakaan instansi dalam menunjang kinerja pegawai.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pendalaman materi dari beberapa narasumber terkait urgensi dan strategi pembentukan perpustakaan atau pojok baca di setiap instansi perangkat daerah. Tidak hanya berfokus pada pendirian fisik, para peserta juga mendapatkan pembekalan teknis mengenai manajemen perpustakaan, khususnya proses pengolahan dan penataan buku-buku (klasifikasi) agar sesuai dengan standar operasional dan aturan kepustakawanan yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat mendorong setiap instansi, termasuk Dinperintransnaker, untuk mengelola referensi dan arsip pengetahuan secara lebih profesional dan terstruktur.



