▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing bagi Kader IPNU Loano Melalui Dana Pokir DPRD
- BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue untuk PAC Muslimat NU
- Persiapkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, BLK Kebumen Lakukan Studi Tiru ke BLK Purworejo
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Dinporapar Kabupaten Purworejo Gelar Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Renja PD dan RKPD Tahun 2027

PURWOREJO – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah (FPD) dan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada hari Selasa, 10 Februari 2026 bertempat di Ganesha Convention Hall. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027 serta penyusunan Rencana Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) DINPORAPAR Kabupaten Purworejo Tahun 2027.
Kepala Dinporapar Kabupaten Purworejo dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini memiliki peran penting dalam memastikan perencanaan pembangunan sektor kepemudaan, olahraga, dan pariwisata berjalan secara partisipatif, transparan, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah tahun 2027.
Pada sektor kepemudaan, pemerintah menekankan lima fokus utama:
1. Optimalisasi layanan pendidikan bagi pemuda guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
2. Peningkatan layanan kesehatan untuk menunjang kesejahteraan pemuda.
3. Penciptaan peluang dan kesempatan kerja yang lebih merata bagi pemuda.
4. Peningkatan peran, kapasitas, dan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.
5. Perwujudan pemuda yang responsif gender, tangguh, dan memiliki kepekaan sosial, termasuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan di sektor formal.
Sementara itu, pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, pemerintah menetapkan sejumlah arah kebijakan prioritas:
1. Pengembangan kawasan pariwisata unggulan.
2. Mendorong kolaborasi penyelenggaraan event pariwisata dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas dan desa wisata.
3. Pengembangan ekonomi kreatif
4. Menyiapkan strategi branding melalui pengenalan program dan logo daerah, peningkatan eksposur media, serta promosi yang berkelanjutan.
Dengan arah kebijakan tersebut, pemerintah berharap sektor kepemudaan, olahraga dan pariwisata, serta ekonomi kreatif dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo secara menyeluruh.



