▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing bagi Kader IPNU Loano Melalui Dana Pokir DPRD
- BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue untuk PAC Muslimat NU
- Persiapkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, BLK Kebumen Lakukan Studi Tiru ke BLK Purworejo
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
BPS Purworejo Gencarkan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Libatkan Forkopimda dan Stakeholder

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purworejo secara resmi memulai rangkaian persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui kegiatan sosialisasi yang digelar pada Senin, 15 Desember 2025. Bertempat di Rumah Makan Ayam Bambu Kuning Purworejo, acara ini dihadiri oleh perwakilan penting dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan ekonomi. Staf Ahli Bupati Purworejo, mewakili Wakil Bupati, turut hadir bersama jajaran Forkopimda, menekankan pentingnya sinergi data akurat untuk kemajuan daerah dan kemandirian perekonomian bangsa.
Kepala BPS Kabupaten Purworejo dalam sambutannya menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah strategis nasional yang bertujuan memotret kondisi riil seluruh unit usaha non-pertanian di Indonesia, termasuk Purworejo. Kegiatan sosialisasi ini mengangkat tema sentral: “Mari kawal bersama langkah besar wujudkan kemandirian perekonomian Bangsa untuk Indonesia yang lebih sejahtera.” Data yang dihasilkan dari sensus ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan ekonomi lima tahun ke depan yang lebih terarah.
Selain perwakilan pemerintah dan unsur Forkopimda, kegiatan penting ini juga dihadiri oleh sejumlah besar pelaku usaha, asosiasi bisnis, dan akademisi di wilayah Purworejo yang termasuk dalam kategori stakeholder terkait. Para peserta menyambut baik inisiatif BPS, mengakui bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan program yang tepat sasaran di tengah dinamika ekonomi global. Mereka berkomitmen untuk mendukung penuh proses pendataan, mulai dari tahapan pemetaan hingga pelaksanaan sensus agar SE 2026 berjalan lancar, inklusif, dan mencapai cakupan maksimal di seluruh wilayah kabupaten.
Sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi mengenai urgensi data ekonomi yang akurat dan terperinci. Dengan mengantongi data detail hasil Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Purworejo akan memiliki peta jalan yang jelas untuk mendorong investasi yang efektif, menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan, dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang merata. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera melalui fondasi data yang kuat dan kebijakan yang berbasis fakta.



