▴Posko Keagamaan▴
- Perkuat Landasan Pembangunan Industri, Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Tim Pembahas Raperbup
- 32 Peserta Batch 2 BLK Purworejo Jalani Uji Kompetensi LSP P2 BPVP Surakarta
- Rapat Pimpinan Dinperintransnaker Purworejo Matangkan Agenda Kerja Minggu Kedua Agustus
- Tingkatkan Kompetensi Digital Pemuda, BLK Dinperintransnaker Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing di Sambeng
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Sampaikan Sejumlah Arahan dalam Apel Pagi
- Kepala UPT BLK Purworejo Tutup Pelatihan Digital Marketing bagi IPNU-IPPNU Kaligesing
- Bidang Nakertrans Dinperintransnaker Terima Audiensi SMK Negeri 8 Purworejo Bahas Rekrutmen PT Suzuki Indomobil
- Dinperintransnaker Hadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun 2026
- Bimbingan Teknis (Bimtek) Hukum Kontrak Bagi Pejabat Pembuat Komitmen
- Dinperintransnaker Purworejo Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026
BLK Purworejo Tutup Pelatihan Las di Desa Penungkulan, 16 Peserta Siap Terjun ke Dunia Kerja
1.png)
Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Purworejo secara resmi menutup kegiatan pelatihan kejuruan las yang diselenggarakan di Balai Desa Penungkulan pada Selasa (19/05/2026). Acara penutupan ini menandai berakhirnya masa pelatihan intensif yang telah berlangsung selama 20 hari bagi 16 peserta terpilih dari warga setempat. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan bekal keterampilan teknis yang mumpuni sesuai dengan standar kompetensi industri saat ini.
Kegiatan seremoni penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo, yang didampingi oleh Kepala BLK Purworejo beserta Kasubag Tata Usaha BLK. Kehadiran Kepala Desa Penungkulan dalam acara ini juga menunjukkan dukungan penuh pemerintah desa terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayahnya. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal yang kompeten.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinperintransnaker menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan penuh disiplin. Beliau menekankan bahwa keterampilan mengelas merupakan aset berharga yang sangat dibutuhkan, baik di pasar kerja formal maupun dalam sektor pembangunan konstruksi. Harapannya, para lulusan tidak hanya menunggu peluang kerja yang ada, tetapi juga memiliki inisiatif untuk membangun usaha mandiri di bidang pengelasan guna mendorong roda ekonomi kreatif di desa.
Program pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran melalui jalur pendidikan vokasi yang tepat sasaran. Melalui sertifikasi dan kompetensi yang telah diraih selama hampir tiga minggu tersebut, ke-16 peserta kini dinyatakan siap bersaing secara profesional. Penutupan acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat secara simbolis sebagai tanda bukti kompetensi yang akan menjadi modal utama mereka dalam menata masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.



