▴Posko Keagamaan▴
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Digital Marketing bagi Kader IPNU Loano Melalui Dana Pokir DPRD
- BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue untuk PAC Muslimat NU
- Persiapkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, BLK Kebumen Lakukan Studi Tiru ke BLK Purworejo
- BLK Purworejo Matangkan Persiapan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2: Disiplin dan Softskill Jadi Fokus Utama
- BLK Purworejo Buka Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT bagi 16 Peserta Terpilih
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Setir Mobil, 20 Peserta Resmi Kantongi Sertifikat dan SIM A
- Anggota Komisi IV DPRD Berikan Motivasi kepada Peserta Pelatihan Menjahit Dasar di Purworejo
- Kepala Dinperintransnaker Purworejo Tekankan Profesionalisme ASN dalam Apel Pagi
- Dinperintransnaker Purworejo Fasilitasi Pertemuan Bipartit antara Pengusaha dan Eks Karyawan Apotek
- Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue untuk PAC Muslimat NU

Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo secara resmi menutup kegiatan pelatihan Pembuatan Roti dan Kue yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat pada Jumat (19/6/2026). Acara penutupan ini dilangsungkan di Kantor PAC Muslimat NU Kecamatan Purworejo dengan dihadiri oleh jajaran instruktur dan pejabat terkait. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi masyarakat di sektor kuliner.
Sebanyak 16 peserta yang merupakan anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Purworejo telah mengikuti rangkaian pelatihan ini dengan intensif. Selama kegiatan berlangsung, para peserta diberikan materi teknis mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, teknik pengadukan adonan yang tepat, hingga proses pemanggangan dan pengemasan produk. Hal ini bertujuan agar para peserta memiliki standar keahlian yang kompetitif di pasar kerja maupun industri rumahan.
Kepala BLK Purworejo dalam sambutan penutupnya memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan oleh para ibu-ibu Muslimat NU selama pelatihan. Beliau menekankan bahwa keterampilan membuat roti dan kue memiliki potensi ekonomi yang sangat besar jika dikelola dengan serius. Pihak BLK berharap ilmu yang didapat tidak hanya berhenti pada tahap seremonial, tetapi dapat diimplementasikan menjadi unit usaha produktif yang mampu menambah penghasilan keluarga.
Sebagai tanda berakhirnya kegiatan, dilakukan penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis kepada perwakilan peserta oleh Kepala BLK Purworejo. Dengan bekal sertifikat dan keahlian baru ini, para peserta diharapkan siap untuk terjun ke dunia wirausaha atau mengisi kebutuhan tenaga kerja terampil di industri bakery lokal. Penutupan acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan pameran hasil karya roti serta kue yang dibuat langsung oleh para peserta selama masa pelatihan.



