▴Posko Keagamaan▴
- Rapat Koordinasi Peningkatan dan Pengawasan Kinerja Perangkat Daerah Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya
- Rapat Arjuna Dinperintransnaker Purworejo Fokus pada Ketenagakerjaan, Industri, Pelatihan BLK, dan Penguatan IKM
- BLK Purworejo Tutup Pelatihan Instalasi Listrik di Tepus Kulon, Dorong Kemandirian Energi Terbarukan
- Kabid Nakertrans Pimpin Apel Pagi, Tekankan Kesehatan Pegawai dan Kesiapan Program Semester II 2026
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Kegiatan Akhir Juni dan Awal Juli 2026
- Tingkatkan Kesejahteraan Desa Penghasil Tembakau, BLK Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit di Desa Kemanukan
- Pastikan Tepat Sasaran, Dinperintransnaker Purworejo Verifikasi Usulan Penerima Bantuan BPJS TK di Tiga Desa
- Dinperintransnaker Purworejo Hadiri Verifikasi Kelengkapan Data Dukung Kabupaten/Kota Sehat 2027
- Konsultasi ke Kementerian, Dinperintransnaker Bahas RTKD Makro dan Rencana Penempatan Transmigrasi 2027
- Dinperintransnaker Purworejo Matangkan Pelaksanaan Program dan Layanan Kerja Minggu Ketiga Juni 2026
BLK Purworejo Gelar Seleksi Calon Peserta Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT 2026
1.png)
Balai Latihan Kerja (BLK) Purworejo secara resmi menyelenggarakan seleksi calon peserta pelatihan Operator Mesin Bubut tahun anggaran 2026 pada Rabu (3/6). Bertempat di Aula BLK Purworejo, kegiatan ini diikuti oleh peserta yang telah terdaftar untuk memperebutkan kuota pelatihan yang dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Seleksi ini menjadi tahapan krusial dalam menentukan kompetensi awal serta keseriusan para pendaftar sebelum memasuki fase pelatihan intensif.
Dalam arahannya, tim seleksi menjelaskan bahwa program pelatihan kali ini bersifat institusional dan terbuka bagi seluruh desa di wilayah Kabupaten Purworejo yang merupakan penerima manfaat DBHCHT. Penyelenggaraan berbasis institusional ini dirancang agar dapat menyerap potensi sumber daya manusia dari berbagai pelosok daerah guna mendapatkan akses keterampilan teknik yang mumpuni. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana cukai untuk peningkatan kapasitas serta produktivitas warga di sektor industri.
Fokus utama dari proses seleksi ini adalah menjaring peserta yang memiliki komitmen tinggi serta dedikasi kuat untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga tuntas. Tim penguji menekankan bahwa pengoperasian mesin bubut memerlukan tingkat ketelitian dan disiplin yang tinggi, sehingga hanya mereka yang benar-benar siap yang akan dipilih. Melalui seleksi yang ketat, BLK Purworejo menargetkan lahirnya tenaga kerja terampil yang mampu menjadi operator mesin bubut handal untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja maupun memulai wirausaha mandiri.
Selain aspek kualitas individu, seleksi terbuka ini juga bertujuan untuk menciptakan pemerataan sebaran peserta agar mencakup seluruh wilayah Kabupaten Purworejo. Dengan menjaring representasi dari berbagai kecamatan, diharapkan dampak positif dari peningkatan keterampilan ini tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota, tetapi juga merata hingga ke tingkat desa. Langkah strategis ini diambil guna memastikan pembangunan sumber daya manusia di Purworejo berjalan secara inklusif dan berkeadilan sesuai dengan visi pemanfaatan dana DBHCHT.



