▴Posko Keagamaan▴
- Berdayakan Warga Tepus Kulon, BLK Purworejo Buka Pelatihan Instalasi Listrik Berbasis PLTS dan Smart Home
- BLK Purworejo Gelar Seleksi Calon Peserta Pelatihan Operator Mesin Bubut Dana DBHCHT 2026
- Sinkronisasi Kurikulum SMK Negeri 2 Purworejo Dukung Kesiapan SDM Menghadapi Dunia Kerja
- Dinperintransnaker Purworejo Gelar Rapat Koordinasi dengan ALPA Indonesia Bahas Seleksi Magang Jepang
- Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Mikro tahun 2026 di Purworejo
- Tingkatkan Kompetensi Warga, BLK Purworejo Resmi Buka Pelatihan Setir Mobil Dana DBHCHT 2026
- Tingkatkan Angka Kebekerjaan, BLK Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Menjahit dan Teknisi Ponsel
- Pelaksanaan Uji Kompetensi Kejuruan Elektronika Program Pelatihan Teknisi Telepon Seluler di BLK Purworejo
- Sebanyak 14 Peserta Ikuti Uji Kompetensi Menjahit di UPT BLK Purworejo
- UPT BLK Dinperintransnaker Purworejo Resmi Tutup Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Desa Gunung Teges
Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Mikro tahun 2026 di Purworejo
1.png)
Purworejo – Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Mikro Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama tiga hari pada tanggal 25, 26, dan 29 Mei 2026 di Rumah Makan Pringsewu, Purworejo.
Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas penyusunan rencana ketenagakerjaan di tingkat mikro, khususnya di sektor layanan kesehatan. Peserta yang hadir berasal dari 1 (satu) Rumah Sakit dan 3 (tiga) Klinik Kesehatan di wilayah Kabupaten Purworejo.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo, Dr. Sukmo Widi Harwanto, SH, MM. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya perencanaan tenaga kerja yang terukur dan sesuai kebutuhan lapangan agar pelayanan kesehatan di Purworejo semakin optimal.
Materi disampaikan oleh narasumber dari tiga unsur:
1. Perwakilan Pemerintah Provinsi – memberikan arah kebijakan dan regulasi terbaru terkait perencanaan tenaga kerja.
2. APINDO Kabupaten Purworejo – membahas kebutuhan tenaga kerja dari sisi dunia usaha dan industri.
3. Praktisi Perusahaan – berbagi praktik penyusunan rencana tenaga kerja yang aplikatif di lapangan.
Selama tiga hari, peserta mengikuti sesi materi, diskusi, dan praktik langsung penyusunan dokumen rencana tenaga kerja mikro. Diharapkan setelah kegiatan ini, masing-masing fasilitas kesehatan peserta mampu menyusun rencana tenaga kerja yang sistematis untuk tahun 2026.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan materi dan komitmen peserta untuk menindaklanjuti hasil bimtek di institusi masing-masing.



.png)